De14dotcom, Medan – Isu terkait dugaan praktik percaloan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Medan belakangan ramai diperbincangkan. Berbagai kabar yang beredar di tengah masyarakat menuding adanya pihak-pihak yang memanfaatkan proses administrasi untuk keuntungan pribadi.
Namun, pandangan berbeda disampaikan oleh tokoh pemuda Kota Medan, Ibrahim. Ia menilai bahwa pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Medan justru berjalan dengan baik dan sesuai prosedur yang berlaku.
Ibrahim mengaku telah beberapa kali datang langsung untuk mengurus berkas administrasi kependudukan. Dari pengalamannya, ia tidak menemukan adanya praktik percaloan seperti yang ramai diberitakan.
“Saya sudah beberapa kali datang mengurus berkas, dan pelayanannya baik. Semua berjalan sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) para pegawai,” ujarnya saat ditemui di Mesjid Al – Munawaroh, Jalan Protokol, Rabu ( 18/3).
Menurutnya, isu mengenai maraknya calo yang beredar selama ini lebih banyak bersifat kabar angin yang belum tentu terbukti kebenarannya. Ia menilai masyarakat perlu melihat langsung kondisi di lapangan sebelum mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya.
Lebih lanjut, Ibrahim juga menyoroti kecepatan pelayanan yang diberikan. Ia menilai proses pengurusan dokumen di Dukcapil Medan tergolong cepat, selama masyarakat mengikuti prosedur dan melengkapi persyaratan sesuai ketentuan.
“Pengurusannya cepat, apalagi kalau sesuai hari kerja dan berkas lengkap. Tidak ada yang dipersulit,” katanya.
Meski demikian, ia tetap memberikan sejumlah catatan sebagai masukan bagi peningkatan kualitas pelayanan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi antrean yang kerap membludak, terutama pada hari-hari tertentu.
Ia berharap pihak Dukcapil dapat menambah fasilitas pendukung, seperti ruang tunggu yang lebih nyaman bagi masyarakat.
“Kalau bisa ruang tunggu diperbaiki, supaya masyarakat lebih nyaman saat menunggu antrean,” tambahnya.
Pernyataan ini menjadi sudut pandang lain di tengah maraknya isu negatif yang beredar. Di satu sisi, evaluasi tetap diperlukan, namun di sisi lain apresiasi terhadap pelayanan publik yang berjalan baik juga dinilai penting untuk disampaikan secara berimbang.(cil) *












