Seperti yang diketahui, All England merupakan salah satu turnamen terbesar dalam dunia bulu tangkis. Prestise dari turnamen ini bahkan sudah melekat sejak masa kolonial Inggris di India. Hingga saat ini, All England masih menjadi ajang bergengsi bagi para pemain bulu tangkis dunia.
Salah satu hal yang menarik dari All England adalah bahwa para pemain terbaik dunia berkumpul dalam satu tempat untuk berkompetisi. Mereka bersaing untuk menjadi yang terbaik di antara yang terbaik. Dalam beberapa musim terakhir, Viktor Axelsen menjadi salah satu bintang yang namanya selalu ada di turnamen ini.
Axelsen, pemain Denmark yang berusia 29 tahun, sering disebut sebagai the next big thing di dunia bulu tangkis. Selama beberapa tahun terakhir, dominasinya di dunia bulu tangkis sangatlah kuat. Tak heran jika Axelsen selalu jadi andalan bagi timnas Denmark. Ia bahkan meraih medali emas di Olimpiade Tokyo tahun lalu.
Di All England, Axelsen memang mendominasi selama beberapa tahun belakangan ini. Ia telah memenangkan turnamen tersebut sebanyak tiga kali berturut-turut. Tampaknya, tak ada yang bisa menghentikan dominasi Axelsen di All England. Namun, tahun ini terjadi kejutan besar yang datang dari pemain Malaysia, Ng Tze Yong.
Ng Tze Yong adalah pemain yang cukup dikenal di dalam dunia bulu tangkis. Namun, namanya belum mencuat seperti Axelsen atau pemain lainnya. Ia kerap tampil impresif di beberapa turnamen, namun belum pernah meraih gelar di All England. Hal inilah yang membuat kemenangan dari Ng Tze Yong pada edisi tahun ini cukup mengejutkan.
Ng Tze Yong berhasil menaklukkan Viktor Axelsen di laga final All England tahun ini. Pertandingan beberapa saat itu berjalan cukup ketat, namun Ng Tze Yong berhasil mengamankan kemenangan dalam dua set langsung dengan skor 22-20 dan 21-19. Kemenangan ini tentunya menjadi sebuah kejutan di dunia bulu tangkis.
Tak banyak yang menyangka jika Axelsen bisa kalah di All England pada tahun ini. Namun, Ng Tze Yong membuktikan kalau ia pantas jadi juara. Pemain asal Malaysia ini tampil sangat impresif sepanjang turnamen, dan berhasil menumbangkan beberapa pemain top sebelum bertemu dengan Axelsen di final.
Ng Tze Yong sendiri mengatakan jika kemenangan di All England adalah sebuah pencapaian yang luar biasa baginya. Ia mengaku sudah merasa sangat senang bisa melangkah hingga final, namun meraih kemenangan di final tentunya menjadi sebuah kejutan dan momen yang tak terlupakan bagi dirinya.
Dari sisi perkembangan karier Ng Tze Yong, kemenangan di All England ini tentunya menjadi sebuah loncatan yang signifikan. Ia kini jadi pemain yang pantas diperhitungkan di dunia bulu tangkis. Meski Axelsen tetap jadi pemain yang teramat kuat, Ng Tze Yong berhasil mengalahkannya dan membuktikan jika ia punya potensi yang tak kalah besar.
Kemenangan Ng Tze Yong juga membuktikan kalau dunia bulu tangkis sangatlah dinamis. Tak peduli seberapa kuat dominasi seseorang, selalu ada kemungkinan untuk dikalahkan. Hal inilah yang justru membuat bulu tangkis menjadi olahraga yang sangat menarik untuk dinikmati.
Ng Tze Yong sukses menghentikan dominasi Viktor Axelsen di All England tahun ini. Momen kemenangan yang dicapainya tentunya menjadi sebuah momen yang tak terlupakan bagi dirinya. Semoga prestasi ini bisa disusul dengan banyak kemenangan lainnya di masa depan. Kita tunggu saja kabar berikutnya dari Ng Tze Yong, sang penyandang trofi All England.







