Cekcok antara pelatih bola sepak asal Portugal, Jose Mourinho dan Presiden klub Lazio, Claudio Lotito, belakangan menjadi sorotan publik. Seperti diketahui, sejak dibawah asuhan Mourinho, klub AS Roma tengah mencatatkan performa yang cukup stabil. Alhasil, ia kerap berada pada sorotan media dan pencinta sepak bola.
Belum lama ini, ketegangan berawal saat pelatih asal Portugal itu melontarkan kritikan tajam terhadap Presiden klub Lazio, Claudio Lotito. Mourinho merasa bahwa ia dan Lotito memiliki visi yang berbeda mengenai sepak bola. Ia menilai, klub Lazio lebih mementingkan aspek ekonomi dan bisnis dibandingkan prestasi lapangan hijau.
Bukan hanya itu, Mourinho juga menyampaikan kekesalannya terhadap sikap Lotito yang kerap memberikan komentar dalam media Italia. Ia menilai hal tersebut tidak akan pernah membantu klubnya dalam membawa kesuksesan. Bahkan, Mourinho menyebut Lotito sebagai orang yang tidak relevan dalam dunia sepak bola.
“Lu itu siapa? Lu bicara mau bersaing dengan yang mana? Niak sendiri apa gimana? Lu itu tidak punya rasa malu,” ujar Mourinho kepada wartawan.
Menanggapi hal ini, Lotito pun memberikan tanggapannya. Ia merasa kurang nyaman dengan pernyataan keras dari Mourinho. Namun, ia mengakui bahwa kritikan pelatih asal Portugal itu akan membawa pemikiran baru bagi klubnya.
“Saya pikir komentar Mourinho itu sudah terlalu berlebihan. Namun, saya menghargai pandangannya. Kami akan melihat bagaimana bisa memanfaatkan kritik dan saran dari seorang pelatih hebat seperti Mourinho,” terang Lotito.
Masih menjadi sebuah tanda tanya besar, apakah ketegangan antara Mourinho dan Lotito akan berdampak pada performa klub mereka musim depan. Namun, tak bisa dipungkiri bahwa keduanya adalah figur penting dalam dunia sepak bola Italia.
Menilik riwayat karir mereka, Mourinho dan Lotito memang memiliki visi dan misi yang berbeda. Mourinho, sebagai pelatih sukses dan berpengalaman, akan selalu mengejar prestasi yang terbaik dari timnya. Sedangkan, Lotito sebagai seorang pengusaha sukses, akan melihat sepak bola dalam sudut pandang bisnis dan ekonomi klub.
Namun, demikian, kedua duanya bisa bertemu pada hal yang sama, yaitu mencari keuntungan bagi klub mereka. Kedua belah pihak bisa menghasilkan sesuatu yang positif, selama mereka bersedia untuk memberikan yang terbaik untuk klub mereka.
Semoga ketegangan antara Mourinho dan Lotito akan cepat berakhir dan membuahkan hasil yang baik bagi klub mereka. Kita tunggu saja bagaimana kelanjutan dari cekcok yang terjadi antara keduanya, dan apakah akan ada tindakan yang harus diambil oleh pihak klub.







