Jelang Pemilu, Kepala BNPT Nilai Perlu Tertib Bersosial Media untuk Hindari Hoaks dan Lainnya
Menjaga Tertib di Media Sosial
Dalam menjaga stabilitas nasional, terutama dalam menghadapi Pemilu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengingatkan pentingnya peran media sosial untuk menjadi sarana penting di dalam memfasilitasi informasi yang benar dan akurat. Hal ini akan meminimalisir terjadinya penyebaran hoaks ataupun berita palsu yang dapat menjebak masyarakat untuk memilih secara tidak bijak.
Oleh karena itu, perlu adanya tertib dalam menggunakan media sosial yang tentunya dimulai dari penggunaan yang bijak dan bertanggung jawab dari setiap penggunanya. Selain itu, dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat dibutuhkan agar keamanan dan stabilitas terjaga dalam negeri.
Pentingnya Mendukung Tertib di Media Sosial
Memiliki suatu pandangan yang benar, jernih, dan akurat di media sosial dapat menjadi sebuah kewajiban yang sangat perlu bagi kita semua. Karena media sosial telah menjadi sebuah sarana yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memperoleh berbagai macam informasi, baik itu yang bersifat negatif ataupun positif.
Oleh karena itu, kita harus mendukung dan mengawasi agar media sosial tetap menjadi sarana yang aman dan positif. Hal ini tentunya dapat diwujudkan melalui bersinergi dengan instansi, organisasi, maupun masyarakat dalam mengimplementasikan sebuah pola tertib sosial media.
Menjaga Keharmonisan Bangsa
Akhir kata, kita harus bertanggung jawab dalam mengelola media sosial, agar tidak mudah terpancing oleh berita-berita yang dirasa berlebihan dan tidak terukur. Dengan bersama-sama menjaga tertib bersosial media, kita dapat tetap menjaga keharmonisan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dengan begitu, pada Pemilu berikutnya yang akan datang, kita sebagai warga negara dapat memilih dengan bijak dan tidak mudah terpengaruh oleh hoaks ataupun berita palsu yang dapat merusak pesta demokrasi di Indonesia.






