Manchester City belum lama ini berhasil menumbangkan West Ham United dengan skor telak 4-1 dalam lanjutan Premier League. Namun, kemenangan ini tidak membawa kegembiraan bagi Pep Guardiola. Pelatih asal Spanyol ini kembali memberikan kritikan kepada dua bintang Manchester City, yaitu Kevin De Bruyne dan Erling Haaland.
Kritikan kepada Haaland memang bukan hal baru. Pada pertandingan sebelumnya, pep Guardiola sudah menyoroti penurunan performa striker asal Norwegia tersebut. Guardiola tidak puas dengan penampilan Haaland yang terlalu banyak kehilangan bola. Pelatih City ini merasa bahwa yang berkualitas harus bisa mengambil alih situasi ketika timnya dalam kesulitan.
Namun, yang mengejutkan adalah Guardiola juga mengkritik penampilan De Bruyne. Terlebih lagi, ia mengatakan bahwa sang pemain seharusnya lebih fokus pada posisinya dan memperbaiki cara bermainnya. “Saya pikir Kevin De Bruyne harus memperbaiki permainannya karena beberapa kali dia kurang konsisten dalam penempatan diri dan pemilihan umpan,” tutur Guardiola.
Kritikan ini menjadi berita hangat di kalangan penggemar sepak bola. Banyak yang merasa bahwa apa yang dikatakan Guardiola ini menjadikan De Bruyne sebagai target setelah kritik berulang kali yang diarahkan kepada Haaland. De Bruyne adalah salah satu pemain terbaik dunia dan merupakan motor utama di lini tengah Manchester City. Jika pria Belgia tersebut juga mendapatkan kritik dari pelatihnya, maka artinya ada masalah yang sama-sama harus diatasi.
Meski begitu, De Bruyne sendiri mengaku tidak khawatir dengan kritikan yang dilontarkan oleh Guardiola. Ia menegaskan bahwa setiap pemain pasti mengalami penurunan penampilan dan ia akan segera bangkit dari keterpurukan tersebut. De Bruyne juga mengakui bahwa permainannya belum sepenuhnya maksimal musim ini karena dirinya belum pulih dari cedera.
Kritikan yang dilontarkan Guardiola kepada kedua bintang City ini, bukanlah tanpa sebab. Manchester City merupakan salah satu tim papan atas di Inggris dan Eropa. Kualitas pemain yang dimiliki bukanlah yang sembarangan. Guardiola ingin timnya meraih prestasi tertinggi pada setiap kompetisi yang diikuti, termasuk Premier League, Liga Champions, dan Piala FA.
Lebih lanjut, Guardiola menyadari bahwa musim ini menjadi tantangan tersendiri bagi Manchester City. Pasalnya, mereka harus bisa mempertahankan dominasi di Premier League, tetapi juga mempersiapkan diri dengan matang di Liga Champions. Musim lalu, The Citizen berhasil mencapai final Liga Champions, tetapi harus mengakui keunggulan Chelsea.
Oleh karena itu, Guardiola menilai semua pemainnya harus siap bermain di setiap keadaan. Setiap pemain, termasuk Haaland dan De Bruyne, harus selalu berada dalam kondisi terbaik dan memaksimalkan kemampuan yang dimiliki. Guardiola berharap pemainnya selalu fokus dan termotivasi untuk mengejar target yang telah ditetapkan.
Kritikan yang dilayangkan Pep Guardiola kepada Kevin De Bruyne dan Erling Haaland menjadi perhatian khusus bagi penggemar sepak bola. Walaupun kritik ini menjadi hal yang biasa, namun keduanya merupakan pemain bintang yang jadi andalan di tim Manchester City. Tantangan bagi Guardiola untuk bisa membawa Manchester City tampil optimal di musim ini semakin tinggi. Kedua pemain jelas memiliki peran penting dalam menjaga performa timnya di level tertinggi pada setiap pertandingannya.







