ads

Dua Bulan Tak Gajian, Supir Trans Metro Deli Mogok Kerja

Medan –Puluhan supir Trans Metro Deli di Kota Medan menggelar aksi damai turun ke jalan menuntut pembayaran gaji mereka yang sejak dua bulan belum dibayarkan oleh PT Medan Bus Transport selaku operator pelaksana.

Dengan membawa poster bertuliskan menuntut pembayaran gaji mereka, para supir Trans Metro Deli menggelar aksi damai di Jalan Stasiun Kereta Api Medan, Jumat pagi 06 Oktober 2023.

Puja Mulya salah seorang supir menyebutkan, aksi hari ini adalah menuntut pembayaran gaji yang sudah 2 bulan lebih, sejak Agustus dan September hingga hari ini belum mereka terima sepeserpun dari pihak PT Medan Bus Transport selaku pihak pengelola angkutan.

Menurutnya, para supir hanya di berikan harapan palsu oleh pihak PT Medan Bus Transport yang hanya selalu berjanji akan membayarkan gaji, namun kenyataannya tak kunjung cair.

Dua Bulan Tak Gajian, Supir Trans Metro Deli Mogok Kerja, Deempatbelas.com

“Bayangkan bang, sudah dua bulan gaji belum juga turun tanpa alasan yang jelas. Kemarin sempat kami mau aksi namun batal karena dipanggil direktur PT Medan Bus Transport, Bapak Jamongkas Hutagaol. Saat pemanggilan kami dijanjikan akan dibayarkan gaji pada tanggal 4 atau 5 bulan ini, ternyata semua omong kosong saja.”Kata Puja kepada wartawan.

Lebih lanjut, Puja menyayangkan adanya sikap sepihak dari perusahaan yang menurunkan gaji mereka dari yang seharusnya 5 juta lebih setiap bulan namun turun di bawah 5 juta.

“Ini bukanlah yang pertama kalinya terjadi, sudah sering kami mendapat perlakuan seperti ini, bayangkan saja dua bulan gaji kami belum dibayar bagaimana nasib keluarga anak istri kami bang,”ungkapnya.

Atas permasalahan ini, Puja bersama puluhan supir lainnya sepakat melayangkan surat kepada pihak Kementerian Perhubungan RI dengan harapan agar hal tersebut menjadi perhatian serius pemerintah.

“Setelah aksi ini kami akan menuju Uniland Plaza Medan untuk menyerahkan surat kepada perwakilan Kementrian Perhubungan. Semoga masalah ini mendapat perhatian dari Bapak Menteri dan gaji kami segera di bayar. “Tutup Puja.

Sementara itu, Di tempat terpisah salah seorang tokoh masyarakat Sumut H.M Nezar Djoeli ST mengaku sangat menyayangkan hal tersebut terjadi mengingat gaji merupakan hal terpenting terutama sebagai sumber kehidupan bagi keluarga setiap bulannya.

Nezar menyebutkan, aksi yang dilakukan para supir tersebut merupakan hal wajar karena menuntut hak mereka selama hampir tiga bulan berjalan tak kunjung dibayarkan.

“Kita tahu saat ini situasi serba sulit, gaji itu adalah mata pencaharian yang dimanfaatkan untuk kehidupan keluarga. Jika tertunda maka akan berdampak sekali bagi ekonomi keluarga. Saya menghimbau pihak PT Medan Bus Transport yang juga mitra dari kementerian perhubungan agar bertanggung jawab dan segera merealisasikan apa yang menjadi tuntutan para driver.”Tegas Nezar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *