Jakarta – Menjelang Pemilu 2024, pencegahan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla menjadi prioritas bersama untuk memastikan pelaksanaan pemilu yang aman dan damai. Hal ini disampaikan pada acara koordinasi pengendalian karhutla di Jakarta, Selasa (24/8).
Kepala BNPB, Doni Monardo mengatakan bahwa fenomena karhutla merupakan masalah serius yang harus ditangani dengan upaya bersama dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyelenggara Pemilu dan partai politik peserta. “Kita harus sadar bahwa bahaya karhutla bisa mengganggu pelaksanaan Pemilu. Rakyat juga tak ingin melihat pemilu terhambat karena kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.
Menyadari hal tersebut, Doni menegaskan pentingnya pencegahan karhutla sejak sekarang, mengingat musim kemarau yang semakin panjang telah membuat risiko kebakaran semakin meningkat. “Tak ada gunanya jika kita hanya mencari solusi ketika sudah terjadi kebakaran. Jadi mari kita lakukan upaya pencegahan dan mitigasi sejak sekarang,” imbuhnya.
Doni juga mengajak masyarakat untuk menggunakan pola hidup yang ramah lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah hingga mengurangi penggunaan bahan bakar yang dapat meningkatkan resiko kebakaran seperti coal burner dan alat pemotong rumput. “Setiap orang harus berkontribusi dalam pencegahan karhutla ini. Kita tak bisa bergantung hanya pada pemerintah dan petugas pemadam kebakaran,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa keamanan selama pelaksanaan pemilu menjadi tanggung jawab bersama antara aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat. “Tidak ada yang ingin melihat kerusuhan atau tindakan kriminal terjadi di sekitar tempat pemungutan suara. Oleh karena itu, kami merencanakan pengamanan yang ketat dengan melibatkan TNI, Polri, dan Pamswakarsa,” ujarnya.
Listyo mengajak seluruh partai politik untuk berperan aktif dalam menjaga situasi aman dan damai di sekitar TPS, termasuk membangun komunikasi dan dialog yang baik dengan masyarakat. “Partai politik harus mengedukasi kader-kadernya dan masyarakat agar bisa menghargai perbedaan pendapat dan menyelesaikan konflik secara damai,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua KPU, Arif Budiman menekankan pentingnya transparansi dan keterbukaan dalam pelaksanaan pemilu. “Sebagai penyelenggara pemilu, kami siap memperlihatkan kinerja dan proses kerja kami kepada publik. Kami juga berkomitmen untuk mencegah terjadinya kecurangan selama pelaksanaan pemilu,” ujarnya.
Arif menambahkan bahwa KPU juga akan berperan aktif dalam mencegah karhutla dengan menggandeng pihak-pihak terkait seperti BNPB dan pemerintah daerah. “Kami berupaya memastikan bahwa lokasi TPS bebas dari bahaya kebakaran. Kami juga akan mengedukasi masyarakat yang datang ke TPS agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran,” imbuhnya.
Dalam acara koordinasi tersebut, pihak-pihak terkait juga membahas upaya mitigasi karhutla yang akan dilakukan pada daerah-daerah rawan kebakaran. Selain itu, pihak-pihak terkait juga menyiapkan langkah-langkah darurat untuk menghadapi kebakaran, seperti melatih relawan dan menyediakan alat pemadam kebakaran yang memadai.
Menjelang Pemilu 2024 ini, diharapkan semua pihak bisa saling bersinergi dalam mengantisipasi karhutla guna memastikan berlangsungnya pemilu yang aman dan damai. Kita sebagai masyarakat juga harus berperan aktif dalam menjaga lingkungan, menghindari aktivitas yang memicu kebakaran, serta melaporkan bila melihat adanya kebakaran di sekitar kita. Sebab, suksesnya pemilu adalah tanggung jawab bersama kita semua.






