Pemilu, Ketua PW Muhammadiyah Jateng: Lembaga Harus Netral, Warga Tak Boleh Golput
Ketua PW Muhammadiyah Jateng : Penegakkan Netralitas Lembaga Sangat Penting di Pemilu
Menjelang Pemilu yang akan datang, Ketua PW Muhammadiyah Jawa Tengah, KH. Fathurrahman Masykuri menegaskan bahwa penting bagi seluruh lembaga untuk menjaga netralitas dalam ajang pesta demokrasi kali ini. Netralitas tersebut diperlukan agar seluruh rakyat dapat memilih secara wajar tanpa adanya kecurangan di dalamnya.
“Terkadang lembaga yang seharusnya netral, namun justru terlibat dalam kepentingan politik praktis. Ini jelas sangat merugikan rakyat sebagai pemilih karena kondisi ini dapat mempengaruhi kebijakan politik yang dihasilkan nantinya,” kata KH. Fathurrahman Masykuri.
Warga Negara Tak Berhak Golput
Tak hanya itu, KH. Fathurrahman Masykuri juga menegaskan pentingnya partisipasi publik dalam menyukseskan Pemilu yang akan datang. Menurutnya, seluruh warga negara mempunyai hak dan kewajiban untuk menyalurkan hak suaranya dan menjunjung tinggi nilai demokrasi.
“Jika rakyat tidak menggunakan hak suaranya, maka sebenarnya mereka telah menyia-nyiakan haknya sebagai warga negara. Oleh karena itu, sebagai warga negara yang baik, bersikaplah proaktif dan ikut serta dalam Pemilu untuk memilih calon yang mereka anggap paling baik untuk memimpin negeri ini,” tegasnya.
Mendukung Pemilu yang Bersih dan Demokratis
Terakhir, KH. Fathurrahman Masykuri juga menekankan pentingnya Pemilu yang bersih dan demokratis. Menurutnya, kebijakan politik yang dihasilkan nantinya haruslah mampu mewakili kepentingan rakyat secara umum.
“Mari kita sukseskan Pemilu yang akan datang dengan cara yang bersih dan demokratis. Jadilah rakyat yang cerdas, pilihlah calon pemimpin yang mempunyai kesamaan visi dan misi dengan kita,” tutupnya.






