Denpasar — Sebagai bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kapasitas dan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di era digital, Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Dhyana Pura melaksanakan kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Katalog Menu Berbasis Web serta Pengelolaan Limbah di UD. Lelli Sporty, sebuah usaha katering nasi dan snack yang beroperasi di wilayah Denpasar dan sekitarnya.
Kegiatan PKM ini dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2025 dengan tujuan menjawab dua tantangan utama UMKM saat ini, yakni digitalisasi pemasaran produk dan penerapan pengelolaan limbah yang lebih terstruktur serta ramah lingkungan.
Tim PKM diketuai oleh Ni Putu Eny Sulistyadewi, S.Gz., M.Si., Dietisien, dengan anggota l Gede Pramana Ade Saputra, S.Kom., M.Kom dan I Made Gde Sudyadnyana Sandhika, S.Si., M.Si. Kegiatan ini juga melibatkan empat mahasiswa Program Studi Gizi Universitas Dhyana Pura, yaitu Yadi Kabukut Pangga Leo, Ni Kadek Selviani, Natasya Tiara Dedo, dan Gracia Rambu Mora Lambu.
Pada sesi pertama, tim PKM memberikan pelatihan mengenai pentingnya kepemilikan katalog menu manual, baik dalam bentuk cetak maupun softcopy, sebagai sarana pemasaran yang efektif. Peserta dibekali pemahaman tentang konsep katalog menu, teknik pemilihan foto produk yang representatif, penulisan deskripsi menu yang menarik, serta langkah teknis penyusunan katalog menggunakan aplikasi Canva.
Pendampingan dilakukan secara langsung mulai dari pembuatan sampul, pemilihan foto, hingga pencantuman deskripsi produk lengkap dengan informasi nilai gizi.
Selanjutnya, pada sesi kedua, peserta diperkenalkan dengan konsep katalog menu digital berbasis web sebagai strategi memperluas jangkauan pemasaran di tengah persaingan usaha kuliner yang semakin ketat.
Materi meliputi pengunggahan foto menu, pengaturan tampilan katalog, pengelolaan navigasi, serta integrasi tautan agar mudah diakses oleh pelanggan. Melalui katalog digital ini, UD. Lelli Sporty diharapkan dapat memperbarui menu secara lebih fleksibel dan meningkatkan profesionalitas layanan kepada konsumen.
Pada sesi ketiga, tim PKM memberikan edukasi terkait pengelolaan limbah usaha katering, meliputi jenis-jenis limbah, metode pemilahan, serta strategi pengurangan limbah makanan.
Peserta juga dikenalkan dengan konsep “zero waste kitchen” yang dapat diterapkan secara sederhana, seperti optimalisasi penggunaan bahan baku, pengelolaan sisa produksi, hingga pemanfaatan limbah organik menjadi kompos atau pupuk.
Pemilik dan staf UD. Lelli Sporty menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif berdiskusi, mempraktikkan materi yang diberikan, serta menyampaikan berbagai permasalahan nyata yang selama ini dihadapi dalam pengelolaan usaha.
Tim PKM juga memberikan pendampingan lanjutan untuk memastikan seluruh keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara mandiri dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, UD. Lelli Sporty diharapkan mampu meningkatkan kualitas promosi dan layanan, memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran, serta menerapkan manajemen limbah yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi nyata antara perguruan tinggi dan pelaku usaha dalam memperkuat daya saing UMKM lokal berbasis inovasi dan keberlanjutan.
PKM – Mendampingi UMKM menuju usaha yang lebih kreatif, adaptif, dan berdaya saing di era digital.







