Medan – Ratusan Rayap Besi di Kota Bangun Medan kembali melancarkan aksinya menjarah satu persatu besi di Pabrik Kaca PT ARB yang sudah tutup. Dari informasi yang beredar, para pelaku pencuri besi dsebut-sebut dibekingi oleh oknum aparat membuat mereka kembali bebas beraksi.
Menurut warga, para pencuri besi tersebut tak segan segan membawa potongan besi yang di pikul berboncengan menggunakan kendaraan roda dua. Bahkan, sesekali warga melihat beberapa oknum sedang mengawasi para pencuri yang disebut rayap besi membiarkannya begitu saja.
Biasanya, setelah berhasil mengeksekusi, para pelaku mengumpulkannya atau dijual kelokasi yang berada dipinggiran sekitar aliran sungai deli di Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.
“Besi yang besar-besar langsung dipotong di pinggir sungai, kadang ada oknum juga yang berjaga disitu bang,”ungkap Iwan, warga yang melintasi lokasi tersebut. Jumat (8/8/2025).
Bahkan, warga menyebutkan, setiap harinya para pencuri dapat mengumpulkan ratusan kilogram hingga berton-ton besi yang mereka angkut dari lokasi gudang.
Terparah, dan lebih tak masuk akal lagi, para pelaku tindakan kriminal pencurian tersebut merupakan satu keluarga yaitu mulai dari suami, istri, anak-anak bahkan sampai orangtuanya.
Sebelumnya, kasus pencurian besi bekas Pabrik PT ARB di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, menyeret nama pensiunan TNI AL dan juga 25 warga lainnya. Mereka terbukti terlibat dalam kasus itu dan kini telah berstatus sebagai tersangka.
Awal mula peristiwa itu terjadi lantaran pencurian besi-besi pabrik itu sempat viral di media sosial (medsos). Dalam video tersebut memperlihatkan warga berbondong-bondong mencuri besi dari dalam pabrik dengan cara diangkut menggunakan tangan kosong dan ada juga yang menggunakan becak.
Pencurian itu pun dilaporkan pihak pabrik ke petugas kepolisian. Polisi pun menyelidiki peristiwa itu dan menangkap sekitar 37 terduga pelaku pada Minggu (20/7/2025).







