De14dotcom, Medan — Aliansi Mahasiswa Aktivis Sumatera Utara (ALMA-SU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara dengan membawa tuntutan terkait maraknya dugaan praktik perjudian di Kabupaten Asahan.
Dalam aksi tersebut, massa menyoroti dugaan aktivitas perjudian jenis togel dan ketangkasan tembak ikan yang disebut masih beroperasi secara terbuka di kawasan Jalan Kartini, Kisaran, Kabupaten Asahan.
Ketua ALMA-SU, Khoiruddin Lubis, menyebut praktik perjudian tersebut dinilai telah meresahkan masyarakat dan diduga berlangsung hingga larut malam tanpa penindakan tegas dari aparat penegak hukum setempat.
Perjudian di Kabupaten Asahan saat ini sudah sangat meresahkan masyarakat, khususnya di Jalan Kartini yang terpantau selalu ramai. Kami menduga ada pembiaran sehingga praktik judi semakin merajalela dan terkesan kebal hukum,” ujar Khoiruddin dalam orasinya.
ALMA-SU juga mendesak Kepolisian Daerah Sumatera Utara untuk segera turun langsung melakukan peninjauan dan penindakan terhadap lokasi yang diduga menjadi tempat praktik perjudian tersebut.
Selain meminta penertiban, massa aksi turut mendesak evaluasi terhadap Kepolisian Resor Asahan yang dinilai gagal menjalankan tugas pemberantasan perjudian di wilayah hukumnya.
Menurut ALMA-SU, praktik perjudian tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga dinilai berdampak buruk terhadap ketertiban sosial, moral masyarakat, serta masa depan generasi muda.
Dalam aksi tersebut, ALMA-SU menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya:
- Mendesak Kapolda Sumut turun langsung ke lokasi perjudian di Jalan Kartini, Kisaran.
- Meminta evaluasi terhadap Kapolres Asahan.
- Mendesak aparat penegak hukum menangkap seluruh pihak yang terlibat.
- Meminta pemerintah daerah serius memberantas perjudian..
- Menegaskan bahwa perjudian dan narkoba merupakan musuh bersama.
- Memberikan waktu 3×24 jam kepada pihak terkait untuk merespons tuntutan mereka.
ALMA-SU juga menegaskan akan kembali menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa lebih besar apabila tidak ada langkah konkret dari pihak terkait.
“Berantas Judi di Sumatera Utara, Selamatkan Generasi Bangsa!” tutup massa aksi dalam seruan mereka.(*)







