Microsoft Corporation pada pekan lalu mengumumkan update terbaru untuk sistem operasi Windows 11 yang diberi nama “Moment 2”. Walaupun update ini dinanti oleh para pengguna Windows 11, namun terdapat kabar buruk yang muncul terkait update ini. Terindikasi bahwa update terbaru ini bisa memperlambat kecepatan SSD pada komputer.
Kecepatan SSD telah menjadi elemen penting dalam kinerja komputer di jaman sekarang. Kecepatan SSD menentukan seberapa cepat komputer membuka dan menjalankan program. Pembaca mungkin sudah tahu bahwa SSD lebih cepat daripada HDD. Namun, seperti yang dilaporkan oleh beberapa media dan para pengguna, Windows 11 “Moment 2” bisa memperlambat kecepatan SSD.
Sejak Windows 10, Microsoft telah menerapkan “storage optimization” untuk mengatur bagaimana files disimpan pada SSD. Hal tersebut membantu mengurangi tekanan pada SSD dan memperpanjang umur SSD. Tetapi, dengan update “Moment 2”, banyak pengguna melaporkan bahwa SSD mereka terasa lebih lambat dan tidak sesuai dengan kecepatan yang diharapkan.
Pengguna SSD yang kesulitan mengakses files pada komputer mereka saat ini dapat mempertimbangkan untuk melakukan update firmware di SSD mereka. Firmware yang diperbarui mungkin membantu memperbaiki masalah kecepatan SSD pada sistem operasi Windows 11 “Moment 2”. Namun, tidak semua pengguna SSD terpengaruh oleh malicious program ini, hal ini bergantung dari model dan merek SSD.
Beberapa komputer perusahaan dan perangkat seluler juga dapat terpengaruh dengan pembaharuan Windows 11 ini. Microsoft mengatakan bahwa ada beberapa masalah yang dapat mempengaruhi perangkat kerja seluler. Ada laporan bahwa pembaharuan sistem operasi ini bisa mempengaruhi earn boot, bahkan saat pengguna menukar exhausting pressure, sehingga membuat pekerjaan para IT lebih sulit ketika hendak melakukan toughen.
Dalam beberapa kasus, pengguna Windows 11 “Moment 2” mungkin harus menghapus update tersebut dan kembali ke versi sebelumnya. Namun, pengguna akan kehilangan beberapa fitur baru yang diberikan oleh update terbaru tersebut. Bagi pengguna yang sudah menggunakan update ini dan mengalami penurunan performa, Microsoft belum merilis solusi resmi.
Di lain sisi, Microsoft juga telah mengatasi masalah keamanan dalam pembaharuan ini. Change ini menyertakan perbaikan keamanan untuk serangan “zero-day” pada Cyber web Explorer dan ingin melindungi lebih banyak pengguna. Change keamanan dalam pembaharuan kali ini juga melindungi pengguna dari ancaman keamanan “wormable” yang akan menyebar dengan cepat melalui jaringan. Microsoft juga memperbarui fitur keamanan yang diperkenalkan pada Windows 11 untuk mencegah serangan dan memperkuat keamanan perangkat.
Change Windows 11 “Moment 2” bersamaan dengan rilisnya sistem operasi pembaruan macOS Monterey dari Apple. Kedua sistem operasi ini menambahkan fitur canggih yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Namun, kecepatan SSD yang terpengaruh oleh update terbaru Microsoft dapat mempengaruhi kesan positif pengguna dan mengubah pendapat mengenai sistem operasi baru tersebut.
Secara keseluruhan, update Windows 11 “Moment 2” dapat menghadirkan beberapa masalah bagi pengguna sehingga perlu menjadi perhatian lebih bagi para pengguna sebelum melakukan update ke versi terbaru. Namun, Microsoft diharapkan segera mengatasi masalah yang terjadi dan memberikan solusi yang tepat bagi pengguna. Semua pengguna Windows 11 harus memastikan bahwa komputer mereka memiliki firmware terbaru di SSD mereka untuk mendapatkan performa terbaik dari sistem operasi terbaru tersebut.







