Belakangan ini, sebuah video tentang seorang influencer keuangan sedang membuat heboh di media sosial. Dalam video tersebut, influencer tersebut mengajarkan bagaimana cara membuat kopi dengan harga hanya 80 ribu rupiah saja. Namun, hal yang menarik perhatian netizen adalah tidak pada cara membuat kopi tersebut, melainkan pada case PC yang terlihat di belakangnya.
Tidak sedikit netizen yang justru gagal fokus pada kegiatan membuat kopi yang sedang dijelaskan oleh Influencer keuangan tersebut. Sebaliknya, mereka malah memperhatikan case PC yang terlihat di belakangnya, menduga-duga tentang spesifikasi dan merek dari komputer yang digunakan oleh Influencer tersebut.
Fenomena yang satu ini ternyata bukan hal yang baru. Sebelumnya, juga pernah terjadi hal serupa dimana seorang influencer kecantikan sedang memberikan tutorial makeup, namun netizen malah memperhatikan hiasannya yang terlihat di belakangnya.
Kejadian tersebut menunjukkan bahwa netizen begitu peka terhadap setiap detail yang terlihat dalam sebuah video atau foto. Hal ini tentu sangat berpotensi menjadi peluang bagi para marketer untuk menjadikan detail-detail tersebut sebagai sarana promosi yang lebih efektif.
Namun demikian, dalam kasus Influencer keuangan tersebut, sebagian netizen justru merasa kecewa karena fokus mereka justru salah arah. Mereka mengkritik netizen yang gagal fokus pada isi video, yang notabene merupakan informasi yang sangat berguna bagi kehidupan sehari-hari.
Ada yang mempertanyakan mengapa netizen malah memperhatikan case PC yang terlihat di belakang Influencer keuangan tersebut. Ada juga yang menganggap bahwa fenomena tersebut menunjukkan seberapa bobroknya penggunaan media sosial pada masa kini, dimana fokus para pengguna mudah teralihkan oleh hal-hal yang kurang penting.
Melihat fenomena ini, sebaiknya para pengguna media sosial lebih memperhatikan hal-hal yang memiliki nilai lebih dalam setiap informasi yang mereka konsumsi. Bukan hanya sekedar fokus pada detail yang tidak penting, namun juga mengevaluasi setiap informasi yang didapat secara keseluruhan.
Tidak hanya itu, sebagai pengguna media sosial yang bijak, kita juga perlu memilih untuk mengikuti akun-akun yang memberikan informasi yang benar-benar bermanfaat bagi kita, tidak hanya informasi yang sebatas menghibur atau mengisi waktu luang saja.
Dalam dunia digital seperti saat ini, informasi sangat mudah didapatkan oleh siapa saja tanpa batas. Oleh karena itu, kita harus lebih selektif dalam memilih informasi yang hendak kita konsumsi agar informasi yang didapat dapat memberikan manfaat yang optimal.
Dalam kesempatan ini, kita juga seharusnya mengapresiasi upaya para influencer yang berusaha memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat melalui media sosial. Meskipun ada beberapa netizen yang gagal fokus pada informasi tersebut, tidak lantas mengurangi makna dari informasi yang diberikan oleh para influencer tersebut.
Kita sebagai masyarakat perlu berperan aktif dalam memberikan dukungan dan apresiasi kepada para influencer yang memiliki keinginan membantu masyarakat dalam hal keuangan atau apapun bidang lainnya. Kita dapat menjadikan media sosial sebagai wadah yang baik untuk belajar hal baru, berbagi informasi, dan memberikan dukungan pada para influencer yang telah berusaha dengan baik.
Hal-hal kecil seperti fenomena Influencer keuangan yang membuat viral melalui video membuat kopi dengan harga 80 ribu rupiah, yang dimana netizen malah gagal fokus pada case PC-nya, dapat memberikan banyak inspirasi bagi marketing atau dunia bisnis di media sosial. Namun, sebagai pengguna sosial media yang bijak, kita harus lebih memperhatikan informasi yang bermanfaat bagi kita dan menggunakannya untuk meningkatkan kualitas hidup kita sehari-hari.












