Tiga, Uang dingin.
Ini gak wajib sebenernya ya. Tapi seandainya nanti beneran resesi, orang-orang yang punya uang dingin akan sangat diuntungkan. Mungkin ada yang pernah denger bahwa resesi itu menciptakan banyak orang kaya baru. Itu betul, tapi kenapa bisa gitu ya? saya akan jelasin secara singkat!
Ngomong-ngomong uang dingin ini adalah uang yang kira-kira nggak akan kepake dalam waktu 2-3 tahunan lah misalnya. Jadinya daripada nganggur yaa bisa dipertimbangkan untuk diinvestasikan.
Kalau seandainya beneran resesi, Gimana bang? Kalau beneran resesi ya beruntunglah kalian yang sudah nyiapin ke 3 hal ini. Ini “Dan” ya, jadi ketiga-tiganya harus dipenuhi.
Nah, kalau udah siap ketiganya maka kalian akan sangat-sangat beruntung. Kenapa beruntung? Karena kalau beneran resesi, biasanya harga saham itu pada berjatuhan. Orang-orang yang belum punya dana darurat atau uang dingin atau ilmu yang cukup tentang investasi akan berpikir “boro-boro duitnya dipake buat invest, ini makan minggu depan gimana coba”, “Aduh harus megang uang cash ni guysss kondisi lagi begini” “Gimana ya semua uang saya di saham lagi nih mana gak megang dana darurat lagi”. Dan lain-lain, Sehingga sangat mungkin mereka jual saham yang mereka punya dengan harga murah seperti yang terjadi di tahun 2020.
Di saat yang sama orang-orang yang udah nyiapin ketiga hal itu dari jauh-jauh hari, nggak harus menjual saham-saham yang udah dia punya. Lah, orang sekarang juga dana darurat aman, uang dingin juga ada. Ngapain harus dijualin sahamnya? Nanti juga naik lagi sahamnya pas penyebab resesi udah teratasi.
Nah saat itu lah orang-orang yang sudah siap ini akan memanfaatkan kejatuhan harga saham tersebut untuk membeli ketika mayoritas orang mau menjual saham yang dia miliki tentunya dengan harga yang murah.
Bisa dipahami alurnya ya?
Kenapa selain ilmu dan dana darurat, harus juga sedia uang dingin.







