Jakarta, 23 Juni 2022 – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, mendorong mahasiswa untuk kritis dan turut mengawal pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang. Hal ini disampaikan dalam acara diskusi bertajuk “Membangun Pemilu Berkualitas” yang digelar di kampus Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat pada Rabu (23/6/2022).
Menurut Menko Polhukam, keterlibatan mahasiswa dalam menjaga demokrasi sangat penting, terlebih di masa depan ketika tantangan semakin kompleks. “Mahasiswa adalah salah satu kelompok yang paling berpengaruh dalam melahirkan pemikiran kritis, dan memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan bangsa. Saya berharap mahasiswa bisa aktif dalam memantau dan mengawal jalannya Pemilu agar berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.
Menurutnya, mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam mengawal proses demokrasi di Indonesia, khususnya pada saat menjelang dan setelah pelaksanaan Pemilu 2024. Selain itu, Mahfud MD menekankan pentingnya menjaga musyawarah dalam mencapai mufakat serta tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.
“Mahasiswa harus memiliki wawasan politik yang luas dan kritis sehingga dapat memilih pemimpin yang paling baik untuk membangun Indonesia ke depannya. Selain itu, mahasiswa harus memiliki kemampuan analisis yang tajam dan objektif dalam menganalisis kondisi politik serta harus dapat memberikan kontribusi dalam mengatasi berbagai permasalahan yang ada di masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut, Mahfud MD menegaskan bahwa mahasiswa harus menjadi agen perubahan yang berperan aktif dalam mengawal demokrasi di Indonesia. Ia menegaskan agar mahasiswa tidak hanya menjadi pelopor kritis tetapi juga aktif dalam melakukan terobosan-terobosan baru guna memperbaiki tata kelola demokrasi di Indonesia.
“Dengan adanya mahasiswa yang kritis serta mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Indonesia, maka nantinya Indonesia dapat menjadi negara yang lebih baik dan berkualitas,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ir. Ari Kuncoro menambahkan pentingnya peran mahasiswa untuk menjaga dan mengawal demokrasi di Indonesia. Ia menyebut bahwa mahasiswa sebagai garda terdepan dalam mengawal Pemilu 2024 agar berjalan dengan baik dan lancar.
“Mahasiswa harus menjadi agen perubahan yang dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Indonesia. Dengan adanya mahasiswa yang kritis dan mampu memberikan solusi-solusi terhadap permasalahan yang ada, maka nantinya Indonesia dapat menjadi negara yang lebih baik dan berkualitas,” ujarnya.
Ari Kuncoro menambahkan bahwa diskusi mengenai Pemilu 2024 ini penting dilakukan, terlebih mengingat Pemilu merupakan salah satu momen penting dalam kehidupan demokrasi Indonesia.
“Diskusi seperti ini penting dilakukan untuk mengedukasi masyarakat agar lebih cerdas dalam memilih pemimpin yang akan menentukan nasib negara dalam jangka panjang. Kami berharap dengan hadirnya Mahfud MD dalam acara ini, dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi mahasiswa untuk lebih aktif dalam menjaga demokrasi kita,” tuturnya.
Acara diskusi “Membangun Pemilu Berkualitas” yang digelar di kampus Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat pada Rabu (23/6/2022) ini dihadiri oleh sejumlah mahasiswa dan akademisi. Dalam acara ini, mahasiswa dan akademisi disampaikan tentang pentingnya menjaga dan mengawal demokrasi serta cara untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2024 sehingga Pemilu 2024 dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Diharapkan dengan adanya dorongan dari Menko Polhukam dan dukungan dari akademisi serta masyarakat, mahasiswa dapat memiliki peran aktif dalam mengawal pelaksanaan Pemilu 2024 yang berjalan baik dan lancar. Mahasiswa juga diharapkan dapat mengedukasi masyarakat tentang tata cara pengelolaan Pemilu agar masyarakat semakin cerdas dalam memilih pemimpin. Dengan demikian, Indonesia dapat mencapai demokrasi berkualitas yang sehat dan bermartabat.












