smsi

Netfid Sumut Gelar Dialog Publik Menagkal Isu Politik Identitas

Azlansyah Hasibuan Ketua Netfid Sumut dalam sambutannya menyampaikan tujuan dialog ini dibuat adalah untuk mempererat kembali hubungan kebangsaan kita sesama anak bangsa demi terciptanya demokrasi yang baik pada pemilu 2024 ini . Netfid Sumut hadir sebagai Lembaga pegiat demokrasi yang akan memberikan pemahaman politik kepada masyarakat

Pada sesi pemaparan materi narasumber mewakili Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bapak Kombes Dwi Indra Maualana SIK sebagai Direktur Intelijen dan keamanan (Intelkam) Polda Sumut menyampaikan “Polri dilarang keras terlibat politik praktis dan jika personil terlibat tindak pidana tentu tentu ditindak tegas, ini komitmen polri untuk mewujudkan polri yang responsibilitas, transparasi, dan berkeadilan (presisi). Memang politik itu tidak terlepas dari kepentingan. Namun politik identitas akan terhempang jika semua pihak berperan aktif termasuk anak-anak muda yang hadir ditempat ini”

Komisi Informasi Publik memamaparkan bahwa Tugas dan fungsi Komisi Informasi ialah menyelesaikan sengketa informasi publik sesuai UU No. 14 Tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik. Namun bicara pemilihan Umum (pemilu) maka kami bertanggungjawab atas terwujudnya budaya keterbukaan demi kemajuan bangsa kita,” kata Muhammad Safii Sitorus.

Komisioner Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sumut Agus Salam Nasution dalam materinya juga menyampaikan perlunya edukasi seperti ini untuk terus memberikan pelajaran yang produktif terhadap masyarat demi lancarnya pelaksanaan pemilu 2024 mendatang . Bawaslu yang juga tergabung dalam Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) menyampaikan jika masyarakat menemukan hal yang sangat merugikan demokrasi atau menghambat berjalan pemilu nanti segeralah melaporkan hal tersebut kepada pihak yang berwenang dan kepada kami yang tergabung dalam Gakkumdu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *