MEDAN – Aksi puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Medan di depan Gedung DPRD Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis No.1, Rabu (3/9/2025) sore, memunculkan ironi mencolok. Saat tiga pimpinan DPRD Medan bersama tujuh anggota dewan lainnya memilih menemui massa dan berdiskusi di trotoar, Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen justru tak tampak hadir dan disebut menerima mahasiswa di sebuah hotel.
Tiga pimpinan DPRD Medan yang turun langsung ke lokasi adalah Rajudin Sagala (PKS), Zulkarnaen (Gerindra), dan Hadi Suhendra (Golkar). Mereka didampingi anggota DPRD dr. Dimas Sofani Lubis, dr. Faisal Arbie, Elbarino Shah, Tia Anggraini, Janses Simbolon, Modesta Marpaung, dan Reza Pahlevi Lubis. Kehadiran 10 wakil rakyat ini disambut positif mahasiswa yang langsung menyampaikan aspirasi mereka.
Lima tuntutan utama mahasiswa antara lain: penghapusan tunjangan mewah DPRD Kota Medan, audit dan transparansi anggaran dewan, evaluasi kinerja DPRD, pengusutan dugaan korupsi DPRD Medan, serta perjuangan nasib guru honorer di Kota Medan.
“Kami menuntut DPRD bersih dan fokus bekerja untuk rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi,” tegas Ketua HMI Kota Medan, Safrilla Sitorus.
Merespons tuntutan tersebut, Wakil Ketua DPRD Medan Rajudin Sagala berjanji menindaklanjutinya.
“Kritik ini akan kami tindaklanjuti. Kami tidak diam, kami bekerja untuk rakyat,” katanya.
Zulkarnaen menegaskan DPRD terus mengawasi jalannya program pemerintah pusat dan Pemko Medan.
“Sebagai kader Gerindra, saya memastikan seluruh program pemerintah, termasuk MBG dan Koperasi Merah Putih, berjalan untuk kesejahteraan warga,” ujarnya.
Hadi Suhendra menambahkan, meski baru setahun menjabat, DPRD Medan terus menyerap aspirasi warga.
“Kami tidak tinggal diam. Kami turun ke lapangan untuk kemajuan Kota Medan,” pungkasnya.
Diskusi dengan mahasiswa berlangsung lama sebelum massa membubarkan diri dengan tertib. Namun, absennya Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen di tengah aksi tersebut memicu sorotan publik, mengingat ia disebut-sebut memilih menemui mahasiswa di hotel ketimbang turun langsung ke jalan.







