De14dotcom, Medan – Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan sejumlah pengunjung sebuah Tempat Hiburan Malam (THM) di kawasan Jalan Setia Budi, Kota Medan, dalam kondisi tepar dan tidak sadarkan diri, diduga akibat konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.
Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Minggu dini hari, 5 April 2026, dan dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Dalam video yang beredar, terlihat beberapa pengunjung tergeletak di area sekitar lokasi hiburan malam. Sebagian terlihat dipapah oleh rekannya, sementara beberapa lainnya tampak tidak mampu berdiri akibat kondisi mabuk berat.
Kondisi itu memicu berbagai reaksi dari warganet yang mempertanyakan pengawasan terhadap operasional tempat hiburan malam di Kota Medan, khususnya terkait pengendalian konsumsi alkohol dan keamanan pengunjung.
“Kalau sampai banyak yang tumbang seperti itu, berarti ada yang tidak beres di dalamnya. Pengelola harus bertanggung jawab,” tulis salah satu pengguna media sosial dalam kolom komentar video tersebut.
Jadi Sorotan Publik
Viralnya video tersebut kembali memunculkan kritik terhadap maraknya aktivitas hiburan malam di Kota Medan yang dinilai perlu pengawasan lebih ketat dari pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum.
Beberapa kalangan menilai kejadian tersebut harus menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Medan, terutama terkait izin operasional, standar keamanan, serta pengendalian konsumsi minuman beralkohol di tempat hiburan malam.
Pengamat sosial menilai, apabila kejadian seperti ini benar terjadi dalam skala banyak pengunjung, maka hal itu menunjukkan lemahnya kontrol internal dari pengelola tempat hiburan.
Diminta Ada Penelusuran
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola THM maupun pihak berwenang terkait video viral tersebut.
Masyarakat pun meminta Satpol PP, kepolisian, serta instansi terkait untuk menelusuri kebenaran kejadian tersebut sekaligus memastikan operasional tempat hiburan malam tetap berjalan sesuai aturan.
Viralnya video ini kembali menegaskan bahwa aktivitas hiburan malam di Kota Medan masih menjadi perhatian publik, terutama jika menyangkut keselamatan pengunjung dan dampaknya terhadap ketertiban lingkungan sekitar.(cil) *







