Medan — Sebuah curhatan warga terkait dugaan pungutan saat ingin menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Brandan mendadak viral di media sosial.
Seorang pria bernama Arsyad Sugana Nst, melalui akun Instagram @gandol, mengungkapkan kekecewaannya karena diminta uang angkutan sebesar Rp2 juta saat hendak meminjam mobil kavaleri dari Kodim untuk mengangkut logistik bagi para korban banjir.
Arsyad menyebut, permintaan serupa juga datang dari seorang oknum DPR yang diduga meminta Rp1 juta dan bahkan melakukan negosiasi soal nominal.
Menurutnya, kalimat yang paling membuatnya terpukul adalah ketika kedua oknum itu mengatakan:
“Kelen cari aja yang gratis. Nggak ada yang gratis di dunia ini.”
Arsyad menegaskan bahwa seluruh bantuan yang ia kumpulkan berasal dari masyarakat dan diperuntukkan untuk warga terdampak bencana. Karena itu, ia mengaku sangat kecewa dengan dugaan permintaan uang tersebut.











