Charles Leclerc, pembalap muda asal Monaco, akan memulai balapan GP Arab Saudi dengan beban tambahan pada akhir pekan ini. Pasalnya, ia harus menerima penalti tambahan setelah dia dihukum pada sesi kualifikasi.
Leclerc finish di posisi ke-11 pada sesi kualifikasi, yang sayangnya dimulai dengan buruk karena dia tersangkut di antara beberapa pembalap lainnya. Setelah beberapa lap, dia berhasil menemukan ritmenya dan mulai meningkatkan lap time-nya di setiap lap.
Namun, balapan yang solid tersebut harus terhenti ketika armada Mercedes, termasuk Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, mulai memberikan tekanan besar pada Leclerc. Dan pada akhirnya, pembalap muda Ferrari ini mengalami kecelakaan yang mengakibatkan dia tereliminasi dari sesi kualifikasi.
Kesalahan dalam lomba kualifikasi membuat Leclerc harus menerima hukuman pada balapan selanjutnya. Ketentuan yang diberikan ialah hukuman waktu lima detik dan menggambar minus dua poin dalam klasemen pembalap.
Keputusan ini sangat mempengaruhi posisi Leclerc dalam start grid GP Arab Saudi pada akhir pekan ini. Pembalap Ferrari hanya akan memulai balapan dari posisi kedua belas, dua tempat di belakang rekan setimnya Carlos Sainz Jr.
Leclerc sendiri mengakui kesalahannya dalam sesi kualifikasi dan meminta maaf kepada timnya dan penggemar setianya. Ia berjanji akan membuktikan kemampuannya dalam balapan GP Arab Saudi dan melanjutkan tren positif yang dimulai sejak seri sebelumnya.
GP Arab Saudi sendiri merupakan salah satu balapan baru dalam kalender Formula 1. Sirkuit yang digunakan ialah Jeddah Street Circuit yang berjarak sekitar 12,9 km dan disebut-sebut sebagai sirkuit tercepat di dunia.
Leclerc sendiri merasa optimis dapat berjuang di sirkuit yang baru ini dan memperbaiki posisinya pada seri terakhir musim ini. Ia juga menambahkan bahwa ini adalah balapan penutup yang penting bagi tim dan dirinya sendiri, sehingga ia akan memberikan yang terbaik untuk meraih hasil terbaik pada balapan GP Arab Saudi.
Dalam situasi seperti ini, balapan GP Arab Saudi menjadi sangat krusial bagi tim Ferrari. Mereka harus mencetak poin semaksimal mungkin agar dapat menjaga posisi di klasemen konstruktor dan menyamakan kembali jaraknya dengan tim McLaren.
Meski begitu, tantangan besar menunggu di depan mereka, terutama bagi Charles Leclerc, yang harus menunjukkan performa maksimalnya untuk memperbaiki posisi startnya dan membawa tim Ferrari meraih poin di seri terakhir ini.
Akankah Leclerc mampu bangkit dan menunjukkan taringnya dalam GP Arab Saudi? Atau justru ia akan semakin terpuruk akibat penalti tambahan yang diterimanya? Kita tunggu saja jawabannya pada akhir pekan ini.













