Medan — Anggota DPRD Kota Binjai dari Partai Gerindra, Ronggur Simorangkir, menegaskan dirinya tidak memiliki hubungan dengan akun TikTok palsu yang belakangan ini menyerang Ketua Pemuda Pancasila, Muhammad Rahmaddian Shah, serta menulis unggahan tendensius terhadap organisasi Pemuda Pancasila.
Dalam klarifikasinya di akun facebook miliknya dengan nama Ronggur Simorangkir menegaskan bahwa meski dirinya tidak tercatat sebagai anggota maupun pengurus Pemuda Pancasila di tingkat manapun, ia tetap merasa memiliki kedekatan batin dan rasa hormat yang mendalam terhadap organisasi tersebut.
“Meskipun tidak menjadi anggota ataupun pengurus di Pemuda Pancasila di tingkat manapun, sejatinya di tubuh ini mengalir darah Pemuda Pancasila,” tegas Ronggur.
Ia juga menyampaikan rasa hormatnya kepada Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara, Musa Rajekshah (Ijeck), yang menurutnya adalah sosok teladan karena nilai-nilai kebaikannya.
“Pertama kali kaki ini menginjak tanah suci, itu berkat kebaikan Bang Ijeck,” ungkapnya.
Selain itu, Ronggur juga menyinggung guru sekaligus panutannya, Sugiarto Santoso, yang dikenal sebagai kader Pemuda Pancasila dan telah banyak mengajarkan nilai-nilai keberanian dan pengabdian.
Ronggur menjelaskan, munculnya akun-akun palsu yang mengatasnamakan dirinya terjadi setelah dirinya dan rekan-rekan menyatakan sikap tegas untuk melawan jaringan bandar narkoba.
“Akun-akun TikTok palsu itu banyak beredar setelah kami putuskan main habis dengan bandar narkoba,” katanya.
Menutup pernyataannya, Ronggur menegaskan bahwa dirinya tidak pernah diajarkan untuk takut atau bersembunyi di balik kepalsuan.
“Kami diajarkan untuk tarung layaknya laki-laki sejati,” tegasnya.
Ronggur pun menutup klarifikasinya dengan seruan lantang:“Pancasila… Abadi!”











