smsi

Tanpa bahan tambahan, ini cara menyimpan pare agar awet dan segar selama berbulan-bulan

Ada beberapa jenis sayuran yang memiliki rasa yang unik dan khas, salah satunya adalah pare. Sayuran berbentuk lonjong ini memang tidak terlalu populer di kalangan masyarakat, karena rasanya yang pahit. Namun, banyak sekali manfaat kesehatan yang terkandung di dalamnya, seperti mengontrol kadar gula darah dan kolesterol, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Sayangnya, pare memiliki struktur sel yang rapuh sehingga mudah busuk. Oleh karena itu, sangat penting untuk menyimpan pare dengan benar supaya tetap segar dan awet. Menyimpan pare menjadi satu hal yang penting ketika ingin memasak sayuran ini. Satu-satunya cara agar pare dapat bertahan selama berbulan-bulan tanpa bahan tambahan adalah dengan mengeringkannya terlebih dahulu. Berikut adalah cara menyimpan pare yang benar agar tetap segar selama berbulan-bulan:

1. Pilih Pare yang Segar
Sebelum menyimpan pare, pastikan untuk memilih pare yang segar untuk memastikan kualitasnya. Pilih pare yang masih segar, lurus, dan memiliki kulit yang halus. Hindari memilih pare yang terlalu besar, karena akan lebih cepat membusuk. Pilih pare yang berukuran sedang dan memiliki kulit yang berwarna hijau tua.

2. Bersihkan Pare
Cara menyimpan pare yang pertama adalah dengan membersihkannya terlebih dahulu. Bersihkan pare menggunakan air mengalir dan sikat lembut seluruh bagian pare, termasuk bagian dalamnya. Jangan lupa juga membersihkan kepala dan ekornya. Setelah itu, keringkan pare dengan menggunakan kain halus agar tidak ada air yang menempel.

3. Iris Pare
Setelah membersihkan pare, iris pare dengan ukuran sesuai dengan kebutuhan dan usahakan bibir pare juga ikut diiris. Irisan pare tidak perlu terlalu tipis atau tebal, cukup sekitar 0,5 – 1 cm saja. Selain itu, bisa juga membuang bijinya agar lebih awet dan mudah dalam pengolahan saat akan di masak kembali.

4. Rendam Pare dengan Garam
Cara menyimpan pare yang selanjutnya adalah dengan merendam irisan pare dengan garam. Letakkan irisan pare ke dalam wadah yang bersih dan kering. Beri garam secukupnya di atas irisan pare dan aduk agar garam merata. Pastikan setiap irisan pare tercampur rata dengan garam. Diamkan selama 30 menit hingga garam meresap ke dalam pori-pori pare.

5. Keringkan Pare
Setelah direndam dengan garam, keringkan pare dengan menggunakan tisu atau kain yang bersih dan kering. Pastikan pare benar-benar kering sebelum di masukkan ke dalam wadah sehingga tidak ada sisa air yang bisa memicu timbulnya jamur.

6. Simpan Pare di dalam Wadah yang Tertutup
Setelah pare benar-benar kering, sekarang saatnya menyimpannya di dalam wadah yang tertutup. Ada beberapa pilihan wadah yang bisa digunakan seperti plastik ziplock atau botol kaca. Pastikan wadah tersebut bersih dan kering sebelum digunakan. Letakkan irisan pare ke dalam wadah secukupnya dan rapatkan tutup wadah dengan kencang.

7. Simpan Pare di Tempat Kering
Simpan pare di tempat yang bersuhu dingin dan kering, seperti di dalam lemari es atau kulkas. Hindari menaruh pare dekat dengan buah yang mudah busuk seperti jeruk dan apel. Simpan pare di tempat yang jauh dari lembap dan sinar matahari langsung. Dalam penyimpanan yang benar, pare dapat bertahan selama berbulan-bulan dan tetap segar serta terjaga kualitasnya.

Penyimpanan pare yang benar adalah kunci agar pare menjadi awet dan tetap segar selama berbulan-bulan. Dengan melakukan cara di atas, pare dapat dipersiapkan dalam jumlah yang besar dan siap diolah saat dibutuhkan tanpa perlu khawatir akan cepat basi. Selain itu, mengeringkan pare dengan cara ini juga membuat rasa pahitnya bisa berkurang, sehingga lebih enak saat dimasak dan nikmat dikonsumsi.

Bagaimana, mudah bukan? Yuk, coba praktikkan cara menyimpan pare yang benar agar tetap segar dan awet selama berbulan-bulan, serta jangan ragu untuk menambahkan pare ke dalam menu sehari-hari demi kesehatan tubuh yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *