smsi

BAZDA Batubara Tepis Dugaan Adanya Penyalahgunaan Dana dan Terlibat Politik

Batubara – terkait adanya aksi dari Forum Diskusi Mahasiswa Sumatera Utara yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara pada kamis 20/03/2025 yang lalu, mereka meminta Kejatisu mengusut dugaan penyalahgunaan dana zakat dan infaq serta dana hibah oleh BAZDA yang diduga melibatkan pejabat Pemkab Batubara.

Batubara – Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) Kabupaten Batu Bara membatah terkait aksi unjuk rasa yang dilakukan Forum Diskusi Mahasiswa Sumatera Utara atas dugaan penyalahgunaan dan zakat dan infaq serta dana hibah.

Wakil Ketua satu BAZDA Kabupaten BatuBara, Nashrullah S.Pd mengatakan, adanya tudingan yang dilakukan oleh adik-adik mahasiswa dari Forum Diskusi Mahasiswa Sumatera Utara yang berunjuk rasa ke Kejati Sumut tidaklah benar, karena selama ini pihaknya bekerja secara profesional dan transparan dalam menjalankan amanat yang diberikan.

Nashrullah menyebutkan, adapun dalam poin-poin dan total penghimpunan yang disampaikan atas dugaan penyalahgunaan dana sebesar Rp.46.400.000.000,00 ( Empat Puluh Enam miliar Empat Ratus Juta Rupiah) terhitung Tahun 2017 sampai dengan 2024 tidaklah benar.

“Kami juga menghitung total penghimpunan BAZDA Kabupaten Batubara dari tahun 2017 sampai tahun 2024 berkisar Rp19 milyar atau tidak sampai Rp20 milyar, sehingga tudingan tersebut sama sekali salah alias Hoax. “Katanya kepada wartawan saat ditemui diruang kerjanya.

Ia juga membantah terkait adanya tudingan bahwa BAZDA Kabupaten Batubara diduga dijadikan alat untuk kepentingan politik oleh sekelompok orang atau pejabat Pemkab dalam kontestasi Pilkada beberapa waktu lalu, tidaklah benar dan tidak beralasan, karena menurutnya antara BAZDA dan Pemkab merupakan mitra kerja yang tak terpisahkan.

“Tudingan bahwa kami terlibat politik atau dijadikan alat itu tidaklah benar, kalau pun semacam ada kedekatan dengan Pemkab, itu dikarenakan BAZDA dan Pemkab Batubara merupakan mitra kerja dalam menghimpun infaq dan sedekah dari ASN dan jajaran OPD Pemerintah Kabupaten Batubara untuk kemudian dananya di salurkan kepada masyarakat kuranng mampu. Sesuai dengan peran BAZDA yaitu mengentaskan kemiskinan. ” Tutupnya.

Sebelumnya, Forum Diskusi Mahasiswa Sumatera Utaramelakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara pada kamis 20/03/2025 yang lalu, mereka meminta Kejatisu mengusut dugaan penyalahgunaan dana zakat dan infaq serta dana hibah oleh BAZDA yang diduga melibatkan pejabat Pemkab Batubara.

(Helmisyam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *