Batu Bara – Di tengah merebaknya berbagai isu miring yang mencoba mereduksi kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum, Satres Narkoba Polres Batu Bara justru menorehkan capaian bersejarah. Di bawah kepemimpinan AKP Ramses Panjaitan, satuan ini berhasil memecahkan rekor pengungkapan kasus narkoba terbesar sepanjang berdirinya Polres Batu Bara.
Selama 11 bulan terakhir, Satres Narkoba mencatat angka pengungkapan yang melampaui tahun-tahun sebelumnya. Total 270 laporan polisi, 233 lokasi pengungkapan, dan 350 tersangka berhasil diamankan.
Barang bukti yang disita mencapai jumlah fantastis: lebih dari 41 kilogram sabu, 25 kilogram ganja, 61 ribu butir ekstasi, serta ribuan vape berisi zat terlarang.
Capaian ini dikonfirmasi sebagai rekor terbesar sejak institusi tersebut berdiri.
Tidak hanya menekan peredaran narkoba, pengungkapan ini juga berdampak langsung pada keselamatan masyarakat. Berdasarkan kalkulasi potensi pemakaian, upaya ini diperkirakan berhasil mencegah lebih dari 276 ribu kali penyalahgunaan narkoba, yang berarti lebih dari 70 ribu jiwa terselamatkan dari ancaman ketergantungan, kerusakan mental, hingga overdosis.
Dari aspek ekonomi, Satres Narkoba Polres Batu Bara juga menggagalkan potensi perputaran uang gelap senilai lebih dari Rp 66 miliar.
Angka ini menggambarkan besarnya kerugian negara yang berhasil ditekan hanya dari satu kabupaten di Sumatera Utara.
Prestasi ini pun mendapat apresiasi dari kalangan akademisi dan aktivis.
Aktivis muda dari STIT Batu Bara, Yudi Syaputra, menegaskan bahwa keberhasilan ini seharusnya menjadi fokus publik dibandingkan narasi-narasi negatif yang tidak berdasar.
“Ini prestasi nyata. Kami melihat sendiri kerja tim Satres Narkoba. Data ini faktual, bukan klaim. Opini negatif bisa saja muncul dari pihak-pihak yang terusik oleh ketegasan aparat,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Batu Bara AKP Ramses Panjaitan menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan penegakan hukum.
“Semua data kami buka ke publik. Ini murni kerja keras tim. Kami tetap konsisten memberantas narkoba tanpa pandang bulu,” tegasnya.
Dengan capaian ini, Satres Narkoba Polres Batu Bara menempatkan diri sebagai salah satu satuan dengan kinerja paling agresif dan efektif dalam pemberantasan narkotika di Indonesia sepanjang 2025.







