Batubara – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Batubara ke-19, Pengurus Besar Gerakan Masyarakat Batubara (PB Gemkara) menggelar kegiatan sosial berupa penyaluran bantuan sembako dan tali asih kepada keluarga para pejuang pemekaran Kabupaten Batubara.
Kegiatan tersebut diawali dengan penyerahan bantuan secara simbolis di Yayasan Husnul Khotimah, Kecamatan Tanjung Tiram, Rabu (17/12), sebelum kemudian dilanjutkan dengan penyaluran secara door to door ke rumah-rumah penerima di 12 kecamatan se-Kabupaten Batubara.

Ketua Pelaksana Program, Zulkarnain Ahmad, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus ungkapan terima kasih kepada para tokoh yang telah berjasa besar dalam proses lahirnya Kabupaten Batubara.
“Selain menyalurkan bantuan, kami juga mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama mendoakan para pejuang Batubara yang telah mendahului. Ini adalah kewajiban moral generasi penerus agar semangat perjuangan mereka tetap hidup,” ujar Zulkarnain.
Ia menegaskan, mengenang jasa para pejuang bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari upaya menjaga nilai-nilai perjuangan dalam membangun Batubara ke arah yang lebih baik.
“Mari kita kirimkan doa bagi para pejuang Batubara yang telah tiada. Semoga seluruh amal bakti mereka menjadi ladang pahala,” ucapnya dengan penuh haru.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh penghormatan ini turut dihadiri Ketua Umum PB Gemkara Batubara Drs. Khairul Muslim, Sekretaris Dewan Pembina H. Husen Almahali, Ketua Harian Gemkara Batubara Zulkarnain Achmad, Sekretaris PB Gemkara Azmi, serta Dewan Pengawas PB Gemkara Batubara Ahmad Mansur.
Selain itu, hadir pula para pimpinan divisi PB Gemkara dari 12 kecamatan, di antaranya Ketua Divisi Tanjung Tiram Zulkifli Nasution, Ketua Divisi Nibung Hangus Ahmad Syukur, Ketua Divisi Talawi Alban Alfa, Ketua Divisi Datuk Tanah Datar Misli, Ketua Divisi Sei Balai Tumiran, dan Ketua Divisi Lima Puluh Pesisir Hasanuddin Faqih.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PB Gemkara Drs. Khairul Muslim menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga para pejuang pemekaran Batubara.
Menurutnya, santunan yang diberikan merupakan simbol penghormatan atas jasa besar para tokoh yang telah berjuang memisahkan Batubara dari Kabupaten Asahan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga para pejuang. Tanpa perjuangan mereka, Kabupaten Batubara tidak akan berdiri seperti hari ini. Bantuan sembako ini hanyalah bentuk kecil dari rasa syukur dan penghormatan kami,” tegas Khairul Muslim.







