advertisement pasang iklan disini
BeritaHomeMedanNews

Haris Kelana Minta RPH dan Dinas Pertanian dan Perikanan Perketat Masuknya Sapi Terserang PMK

Bagikan ke :

Deempatbelas.com,- Medan: Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Medan Haris Kelana Damanik meminta Perusahaan Umum Daerah (PUD) Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Medan, Dinas Kesehatan beserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mengantisipasi masuknya hewan ternak sapi ke Kota Medan yang terserang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Ini harus lekas diantisipasi. Sebab ada kecenderungan warga Medan mulai khawatir dalam mengonsumsi daging sapi mengingat merebaknya penyakit PMK,” kata Haris Kelana Damanik kepada wartawan di Medan, Kamis (19/05/2022).

pasang iklan disini

Sebagaimana diketahui, saat ini terdapat 389 ternak sapi di Kabupaten Deliserdang diserang penyakit PMK. Deliserdang yang berbatasan langsung dengan Kota Medan, merupakan jalur utama lalu lintas menyuplai beragam produk barang dan jasa. Termasuk juga kebutuhan daging dan lainnya.

Apalagi sejumlah ternak sapi yang diserang penyakit PMK itu ada di lima kecamatan di Deliserdang. Di antaranya Percut Seituan dan Tanjungmorawa.

Dua kecamatan itu, kata politisi Partai Gerindra ini, berbatasan langsung dengan Kota Medan. “Jadi memang harus lekas diantisipasi serius PUD RPH dan OPD terkait. Apalagi dalam waktu dekat umat Islam akan melaksanakan pemotongan hewan qurban pada perayaan Idul Adha,” kata Haris.

Haris yang juga Ketua Komisi IV DPRD Medan ini juga mengimbau masyarakat Kota Medan tidak perlu cemas secara berlebihan dalam mengonsumsi daging sapi meski kewaspadaan itu juga sangat perlu.

“Pihak RPH dan Dinas Kesehatan juga perlu memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa Kota Medan masih terbebas dari masuknya hewan sapi terserang PMK,” demikian Haris. (imc/bsk)

Show More

admin

Deempatbelas.com merupakan salah satu media online di Kota Medan yang beralamatkan di Jalan Armada No.14 Kecamatan Medan Kota. Medan, Sumatera Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button