De14dotcom, Tanah Karo – Praktik judi jenis shooting Fish atau tembak ikan ikan kini kembali marak dan bebas beroperasi disebuah Ruko yang dulunya bernama King Garden, di Jalan Veteran, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo.
Pasalnya, aparat kepolisian sepertinya menutup mata, karena lokasi jvdi tersebut hanya berjarak beberapa meter saja dari Kantor Polsek Bersatagi.
Pantauan langsung di dalam ruko berlantai tiga itu, terdapat tiga unit mesin Jvdi tembak ikan berada di lantai dua sebuah ruko yang berada di pingir jalan lintas tak jauh dari tugu perjuangan, Kota Berastagi.
Menurut informasi sumber menyebutkan, kegiatan ilegal itu dikelola oleh warga sipil bernama “Anta” dan sudah berlangsung selama hampir satu bulan, bebas beroperasi setiap hari tak tersentuh oleh aparat Polsek setempat.
“Agak keras memang kayaknya si Anta bandar nya itu bang!!. Padahal sudah sering masyarakat mengadukannya, tapi sepertinya tak mampu aparat Polsek Berastagi menindak tegas. Seperti merazia atau menangkap para pemain dan bandarnya. “Kata salah seorang sumber.
Menurut tokoh pemuda Berastagi yanh juga Kordinator Persatuan Masyarakat Intelektual ((PERMIL) Karo, Brama Ginting menyebutkan, tidak adanya tindakan tegas dari Polsek setempat diduga karena adanya main mata antara oknum Polsek setempat dengan pengelola atau bandar yaitu setoran wajib setiap minggunya.
Hal itu menurutnya menjadi salah satu faktor penyebab bisnis haram itu tumbuh subur tanpa rasa takut dan tersentuh hukum.
“Udah sering menjadi sorotan masyarakat dan pemberitaan di media, namun upaya Polsek Berastagi dalam pemberantasan Judi di lokasi tersebut ak pernah dilakukan, padahal jaraknya hanya berjarak beberapa meter saja dari Polsek Berastagi. Tentu ini memalukan institusi kepolisian. “Tegasnya.
Masyarakat berharap kepada Kapolres Tanah Karo yang baru menjabat untuk turun langsung ke lapangan menindak tegas lokasi arena jvdi tersebut yang semakin meresahkan, terutama orang tua yang anaknya masih bersekolah,.
“Kepada pak Kapolres Tanah Karo mohon agar dengarkan suara masyarakat, segera melakukan tindak tegas menutup lokasi itu, apalagi lokasi jvdi tersebut selain dekat Polsek juga dekat dengan lingkungan sekolah. Sehingga itu membuat khawatir para orang tua. “Ungkapnya.(red)*







