Paris – Ubisoft telah meluncurkan sebuah aplikasi canggih bernama “Ghostwriter” yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu para penulis naskah Ubisoft dalam menulis cerita sport. Aplikasi ini merupakan salah satu terobosan baru dari Ubisoft untuk meningkatkan kualitas cerita dan gameplay pada sport yang mereka produksi.
Dalam sebuah blog post, Ubisoft mengumumkan bahwa Ghostwriter akan menjadi alat baru yang akan membantu tim penulis Ubisoft dalam menyelesaikan naskah-naskah sport yang akan mereka produksi. Seperti yang dikutip dari post tersebut, “Ghostwriter adalah alat yang menggunakan teknologi AI untuk mendukung penulis naskah sport dalam menghasilkan cerita, dialog, dan narasi yang berkualitas tinggi.”
Dengan hadirnya Ghostwriter, Ubisoft berkomitmen untuk tidak hanya meningkatkan kualitas sport yang mereka produksi, tetapi juga memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi pemain. Dalam pengembangan sport, cerita sangatlah penting. Dengan cerita yang baik, pemain akan merasa betah dan merasakan keseruan dalam bermain sport tersebut.
Ghostwriter sendiri adalah salah satu teknologi kecerdasan buatan yang dikembangkan khusus untuk membantu penulis naskah Ubisoft. Teknologi ini menggunakan machine learning untuk mempelajari karakteristik cerita dari sport-sport Ubisoft yang sudah dihasilkan sebelumnya. Hal ini memungkinkan Ghostwriter untuk memberikan rekomendasi dan saran yang akurat bagi para penulis naskah agar cerita yang mereka tulis menjadi lebih baik.
Sebagai contoh, Ghostwriter dapat memberikan saran tentang bagaimana karakter-karakter dalam sport seharusnya berbicara dan berinteraksi, agar mereka menjadi lebih realistis dan kredibel. Selain itu, Ghostwriter juga dapat membantu para penulis naskah mengatasi masalah build yang buntu atau penyampaian cerita yang kurang jelas.
“Aplikasi ini sangat membantu kami dalam menulis cerita untuk sport yang sedang kami produksi. Ghostwriter memberikan saran-saran yang berguna, termasuk pendapat tentang build cerita, perkembangan karakter, dan interaksi antara karakter-karakter tersebut,” kata salah satu penulis naskah Ubisoft.
Ghostwriter sendiri masih dalam tahap pengembangan. Ubisoft berharap bahwa Ghostwriter dapat membantu tim penulis naskah mereka dalam mempercepat proses penulisan dan menghasilkan cerita yang lebih berkualitas tinggi. Selain itu, Ghostwriter juga diharapkan dapat membantu Ubisoft dalam menciptakan sport-sport yang lebih menarik dan berbeda dari sport-sport lainnya.
Tentunya, penggunaan teknologi kecerdasan buatan pada Ghostwriter juga masih menjadi perdebatan. Ada beberapa orang yang mengkhawatirkan penggunaan teknologi AI dalam industri sport, khususnya dalam pengaruh yang dapat diberikan kepada para penulis naskah. Namun, Ubisoft mengklaim bahwa Ghostwriter hanya digunakan sebagai alat bantu dan tidak menggantikan peran para penulis naskah yang sebenarnya.
“Dalam akhir yang sebenarnya, penulislah yang menulis naskah dan membuat keputusan akhir. Ghostwriter tidak menggantikan peran mereka, melainkan memberikan bantuan yang berguna dalam menulis sebuah cerita,” jelas Ubisoft.
Ghostwriter sendiri merupakan salah satu contoh bagaimana teknologi kecerdasan buatan dapat digunakan dalam industri sport. Tentunya, teknologi ini akan menjadi semakin maju dan berkembang pada masa depan, dan akan membantu peningkatan kualitas sport secara keseluruhan.
Itulah berita terbaru mengenai Ghostwriter, sebuah alat cerdas dari Ubisoft yang membantu para penulis naskah dalam menulis cerita sport. Dengan hadirnya Ghostwriter, Ubisoft berharap dapat meningkatkan kualitas sport yang mereka hasilkan. Namun, hal ini tentu saja masih menjadi perdebatan dan pengembangannya masih membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Semoga Ghostwriter dapat menjadi salah satu terobosan yang dapat memberikan pengaruh besar dalam industri sport di masa depan.











