advertisement pasang iklan disini
BeritaNews

Wajib Tahu! Ini Efek Samping Penerima Vaksin Booster Pfizer

Bagikan ke :

Foto: Infografis/ Vaksin Booster/ Edward Ricardo

Deempatbelas.com – Dalam program vaksinasi booster, Pfizer digunakan sebagai dosis lanjutan beberapa jenis vaksin primer. Mulai dari Sinovac, AstraZeneca, dan untuk penerima dua dosis vaksin Pfizer itu sendiri.

pasang iklan disini

Sama seperti dua dosis awal, pemberian vaksin booster juga menimbulkan efek samping. Berikut beberapa efek samping yang ditimbulkan setelah mendapatkan dosis booster vaksin Pfizer:

– Nyeri pada lokasi suntikan
– Nyeri otot
– Nyeri sendi
– Demam

Vaksin Cominarty dari Pfizer telah mengantongi izin penggunaan darurat (emergency use authorization/EUA) dari Badan POM. Penerima booster vaksin ini wajib berusia 18 tahun ke atas.

Vaksin booster Pfizer disebut punya tingkatan nilai titer antibodi netralisir. Yakni setelah satu bulan pemberian booster sebesar 3,29 kali.

Vaksin booster Pfizer diberikan dengan dosis yang berbeda bergantung pada jenis vaksin primernya. Untuk masyarakat penerima dua dosis Sinovac atau AstraZeneca, akan mendapatkan dosis ketiga Pfizer separuh dosis (0,15 ml).

Sementara itu penerima vaksin primer Pfizer, booster dengan jenis yang sama adalah dosis penuh sebesar 0,3 ml.

Sebagai informasi, Kementerian Kesehatan juga telah mengeluarkan kombinasi vaksinasi booster terbaru beberapa hari lalu. Berikut informasinya:

1. Vaksin primer Sinovac, vaksin boosternya menggunakan AstraZeneca separuh dosis (0,25 ml), Pfizer separuh dosis (0,15 ml), dan Moderna dosis penuh (0,5 ml).

Sementara itu penerima vaksin primer Pfizer, booster dengan jenis yang sama adalah dosis penuh sebesar 0,3 ml.

Sebagai informasi, Kementerian Kesehatan juga telah mengeluarkan kombinasi vaksinasi booster terbaru beberapa hari lalu. Berikut informasinya:

1. Vaksin primer Sinovac, vaksin boosternya menggunakan AstraZeneca separuh dosis (0,25 ml), Pfizer separuh dosis (0,15 ml), dan Moderna dosis penuh (0,5 ml).

2. Vaksin primer AstraZeneca, vaksin boosternya menggunakan Moderna separuh dosis (0,25 ml), Pfizer separuh dosis (0,15 ml), dan AstraZeneca dosis penuh (0,5 ml).

3. Vaksin primer Pfizer, vaksin boosternya menggunakan Pfizer dosis penuh (0,3 ml), Moderna separuh dosis (0,25 ml), dan AstraZeneca dosis penuh (0,5 ml).

4. Vaksin primer Moderna, boosternya menggunakan vaksin yang sama Moderna separuh dosis (0,25 ml).

5. Vaksin primer Janssen (J&J), vaksin boosternya menggunakan Moderna separuh dosis (0,25 ml).

6. Vaksin primer Sinopharm, vaksin boosternya menggunakan Sinopharm juga dosis penuh (0,5 m )

Sumber : cnbcindonesia.com

Show More

admin

Deempatbelas.com merupakan salah satu media online di Kota Medan yang beralamatkan di Jalan Armada No.14 Kecamatan Medan Kota. Medan, Sumatera Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button