Nasional

Tampil dengan Konsep Nude dan Wastra, Dekranasda Medan Sabet Stand Terbaik Kriyanusa 2026

×

Tampil dengan Konsep Nude dan Wastra, Dekranasda Medan Sabet Stand Terbaik Kriyanusa 2026

Sebarkan artikel ini

De14dotcom, JAKARTA – Kreativitas dan kekayaan kriya Kota Medan kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Medan, Medan berhasil meraih Penghargaan Stand Terbaik Kriyanusa 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian acara penutupan Kriyanusa 2026, Rabu (30/9/2026), yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Penghargaan diterima oleh Kepala Bidang Koperasi dan UMKM, Debby Fauziah, yang mewakili Dekranasda Kota Medan.

TAMPIL DENGAN KONSEP NUDE DAN WASTRA, DEKRANASDA MEDAN SABET STAND TERBAIK KRIYANUSA 2026

Keberhasilan tersebut tidak hanya ditentukan oleh tampilan stand, tetapi juga konsep penyajian produk kriya yang dinilai mampu menghadirkan karakter Kota Medan dalam balutan yang modern. Dekranasda Medan mengusung konsep tematik bernuansa nude, dipadukan dengan wastra dan berbagai produk kriya yang ditata secara modern dan kekinian.

“Alhamdulillah, pada Kriyanusa 2026 Kota Medan melalui Dekranasda Kota Medan berhasil memperoleh penghargaan Stand Terbaik Kriyanusa 2026. Bagi kami, penghargaan ini bukan hanya apresiasi terhadap tampilan stand, tetapi juga terhadap bagaimana produk kriya Kota Medan dikurasi, ditata, dan dipresentasikan dengan konsep yang memiliki karakter,” ujar Debby Fauziah.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan bagian dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan terhadap perajin dan pelaku UMKM di Kota Medan. Program pembinaan mencakup pendataan dan kurasi perajin serta UMKM, peningkatan kualitas dan desain produk, hingga pengembangan wastra menjadi produk fesyen dan kriya yang lebih modern.

Dekranasda Kota Medan juga memberikan fasilitasi promosi melalui pameran dan bazar, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta membuka akses pemasaran dan jejaring usaha yang lebih luas. Produk yang telah melalui proses kurasi kemudian didorong untuk mendapatkan ruang promosi melalui berbagai kegiatan Dekranasda maupun Pemerintah Kota Medan.

Debby menegaskan, penghargaan yang diraih di Kriyanusa 2026 bukan menjadi tujuan akhir. Lebih jauh, capaian tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mendorong perajin dan UMKM Kota Medan agar semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Jadi, target akhirnya bukan sekadar memenangkan pameran, tetapi bagaimana perajin Kota Medan naik kelas, produknya memiliki identitas yang kuat, semakin dikenal, dan mampu menembus pasar yang lebih luas,” pungkasnya. (cil) *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *