PADANGSIDIMPUAN — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Sentral Padangsidimpuan mewisuda 56 mahasiswa yang terdiri dari 38 lulusan Program Studi Diploma III (DIII) Kebidanan dan 18 lulusan Program Profesi Bidan, Senin (19/10).
Wisuda tersebut menjadi momentum membanggakan bagi STIKes Sentral. Program Studi DIII Kebidanan berhasil mencatatkan tingkat kelulusan Uji Kompetensi Nasional sebesar 100 persen, sebuah capaian yang memperkuat komitmen institusi dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten dan berintegritas.
Ketua Yayasan STIKes Sentral, Ahmad Husein Pan Harahap, S.H., M.Kn., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawati yang telah menuntaskan pendidikan mereka.
Dalam sambutannya, Ahmad Husein menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan juga bagian dari upaya melahirkan bidan yang memiliki akhlak, kompetensi, dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini janji kami dulu telah kami tepati. Insya Allah, adik-adik yang telah lulus akan menjadi bidan yang berakhlak. Kami yakini itu, karena STIKes Sentral telah lulus uji kompetensi 100 persen,” ungkap Ahmad Husein.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putri-putri mereka kepada STIKes Sentral.
Kepercayaan tersebut, menurutnya, menjadi tanggung jawab bagi institusi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan yang mampu bersaing serta menjawab kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan.
“Insya Allah, ke depan STIKes Sentral akan menjadi kampus unggul yang mampu melahirkan lulusan-lulusan berkualitas,” harapnya.
Sementara itu, Wali Kota Padangsidimpuan yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Ihram Kurnia Agustan, S.KM., M.Kes., berpesan agar para lulusan terus meningkatkan kompetensi dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi.
Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi standar profesi dalam setiap pelaksanaan tugas, terutama bagi tenaga kesehatan yang berhadapan langsung dengan keselamatan dan kebutuhan pasien.
Menurutnya, kemampuan akademik harus berjalan beriringan dengan sikap profesional, kepedulian, dan ketulusan dalam memberikan pelayanan.
“Ingatlah, bahwa dalam dunia kesehatan, melayani dengan hati merupakan nilai yang sangat penting,” pesannya.
Pesan tak kalah penting disampaikan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Sumatera Utara, Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D.
Ia mengingatkan para wisudawati agar senantiasa menghargai perjuangan dan pengorbanan orang tua yang telah mendukung perjalanan pendidikan mereka hingga berhasil menyelesaikan studi di perguruan tinggi.
“Ingatlah selalu kebaikan orang tuamu yang telah menyekolahkanmu hingga dapat menyelesaikan pendidikan tinggi. Jangan sampai kamu lebih peduli dengan pacarmu yang baru kamu kenal dibanding dengan orang tuamu,” pesan Prof. Saiful menutup sambutannya.
Wisuda 56 lulusan STIKes Sentral ini diharapkan menjadi awal pengabdian baru bagi para lulusan, khususnya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, beretika, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dengan capaian kelulusan Uji Kompetensi Nasional 100 persen pada Program Studi DIII Kebidanan, STIKes Sentral juga diharapkan terus mempertahankan mutu pendidikan dan memperkuat kontribusinya dalam menyiapkan tenaga kesehatan berkualitas.













