De14dotcom, BATU BARA – Kondisi lingkungan Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Batu Bara yang terlihat kumuh dan dikelilingi sampah berserakan menuai sorotan. Pemandangan tersebut dinilai ironis, mengingat Dinas Kesehatan merupakan instansi pemerintah yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan kebersihan lingkungan.
Sorotan tajam datang dari tokoh pemuda Kabupaten Batu Bara, Helmi Syam, yang mempertanyakan kepedulian dan perhatian Kepala Dinas Kesehatan terhadap kondisi lingkungan kantor yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat.
Menurut Helmi Syam, kebersihan lingkungan kantor pemerintahan bukan persoalan sepele. Terlebih, kantor Dinas Kesehatan semestinya mencerminkan budaya hidup bersih dan sehat sebagaimana yang selama ini disosialisasikan kepada masyarakat.
“Ini sangat ironis. Dinas Kesehatan seharusnya menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan. Namun, kalau lingkungan kantornya sendiri terlihat kumuh dan sampah berserakan, tentu ini menjadi pertanyaan besar tentang kepedulian dan pengawasan pimpinan dinas,” ungkap Helmi Syam.
Ia menegaskan bahwa kritik tersebut bukan untuk menjatuhkan institusi maupun pribadi pejabat, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Batu Bara.
Helmi juga mempertanyakan sejauh mana perhatian Kepala Dinas Kesehatan dalam memastikan lingkungan kerja tetap bersih, tertata, dan nyaman. Menurutnya, seorang pimpinan tidak hanya bertanggung jawab terhadap program kerja di atas kertas, tetapi juga harus memperhatikan kondisi lingkungan kantor yang menjadi tempat berlangsungnya aktivitas pelayanan pemerintahan.
“Jangan sampai masyarakat terus-menerus diberikan imbauan untuk menjaga kebersihan, sementara kantor instansi yang membidangi kesehatan justru belum mampu menunjukkan keteladanan. Perubahan harus dimulai dari lingkungan sendiri,” tegasnya.
Ia meminta Pemerintah Kabupaten Batu Bara melalui pihak terkait agar tidak menutup mata terhadap kondisi tersebut. Evaluasi terhadap pengelolaan kebersihan dan tanggung jawab pimpinan dinas perlu dilakukan agar lingkungan perkantoran pemerintah benar-benar mencerminkan budaya hidup bersih dan sehat.
Menurut Helmi, kritik dari masyarakat dan kalangan pemuda seharusnya menjadi bahan introspeksi bagi pemerintah, bukan dianggap sebagai bentuk permusuhan.
“Jabatan adalah amanah dan tanggung jawab. Jangan hanya menuntut masyarakat untuk hidup bersih dan sehat, tetapi tunjukkan terlebih dahulu melalui keteladanan. Pemerintah harus mampu memberikan contoh, bukan sekadar memberikan imbauan,” tutup Helmi Syam.
Kritik ini diharapkan menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Batu Bara agar kebersihan lingkungan perkantoran tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata.(red)*










