Batubara

Memalukan! Halaman Gedung DPRD Batu Bara Terendam Banjir, Anggaran Pemeliharaan dan Kinerja Sekwan Dipertanyakan 

×

Memalukan! Halaman Gedung DPRD Batu Bara Terendam Banjir, Anggaran Pemeliharaan dan Kinerja Sekwan Dipertanyakan 

Sebarkan artikel ini

BATU BARA – Kondisi halaman Gedung DPRD Kabupaten Batu Bara menuai sorotan tajam. Setiap kali hujan turun, halaman gedung wakil rakyat tersebut dilaporkan terendam genangan air hingga sekitar 25 sentimeter, bahkan meluas sampai ke akses pintu masuk pagar gedung.

Kondisi ini dinilai memalukan sekaligus menjadi tamparan bagi pengelolaan fasilitas pemerintahan. Pasalnya, gedung yang menjadi pusat aktivitas lembaga legislatif justru belum mampu mengatasi persoalan mendasar berupa genangan air dan buruknya sistem drainase.

MEMALUKAN! HALAMAN GEDUNG DPRD BATU BARA TERENDAM BANJIR, ANGGARAN PEMELIHARAAN DAN KINERJA SEKWAN DIPERTANYAKAN 

Tokoh pemuda Kabupaten Batu Bara, Muhammad Helmi Syam, S.Kom, mengkritik keras kinerja Sekretariat Dewan yang dinilai tak mampu melakukan monitoring tanggung jawabnya salah satunya terhadap pemeliharaan gedung DPRD.

Ia menilai jangan sampai anggaran lebih banyak diarahkan untuk mempercantik tampilan bangunan, sementara persoalan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap fungsi dan kenyamanan lingkungan gedung justru diabaikan.

“Jangan hanya sibuk merehabilitasi gedung, mengecat tembok, memperbaiki kamar mandi, hingga mengganti keramik agar terlihat indah. Tetapi halaman yang setiap hujan terendam air sampai 25 sentimeter justru dibiarkan. Apa gunanya gedung megah jika akses masuknya saja dikepung genangan?” sentil Helmi.

Menurutnya, kondisi tersebut patut menjadi bahan evaluasi serius bagi Sekretariat DPRD dan pemerintah daerah, terutama terkait perencanaan pemeliharaan, penentuan skala prioritas, serta pengawasan pekerjaan infrastruktur.

Ia mempertanyakan efektivitas penggunaan anggaran pemeliharaan apabila persoalan drainase yang seharusnya menjadi kebutuhan mendasar tidak kunjung tertangani.

“Ini bukan persoalan sepele. Genangan yang terus berulang setiap hujan harus diperiksa penyebabnya. Jangan sampai anggaran pemeliharaan hanya mengejar penampilan, tetapi kebutuhan mendesak justru terabaikan,” tegasnya.

Helmi mendesak Sekretariat DPRD Batu Bara segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem drainase khususnya halaman gedung. Penanganan tidak boleh sebatas solusi sementara, melainkan harus menghasilkan pembenahan permanen.

Ia juga mengingatkan bahwa DPRD memiliki fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan dan penggunaan APBD. Karena itu, pembenahan fasilitas di lingkungan gedung sendiri semestinya menjadi contoh nyata tata kelola pembangunan yang tepat sasaran.

“Rakyat membutuhkan pembangunan yang berkualitas, anggaran yang digunakan sesuai kebutuhan, dan hasil pekerjaan yang benar-benar bermanfaat. Bukan sekadar bangunan terlihat cantik, tetapi persoalan mendasar dibiarkan,” ujarnya.

Sebelumnya hujan deras terjadi pada Selasa siang, (02/11/2026) sejak pukul 13:00 Wib hingga 14:00 Wib mengakibatkan banjir di sejumlah tempat salah satunya Gedung DPRD Kabupaten Batu Bara, Jl. Perintis Kemerdekaan No. 63 Lima Puluh Kota, Lima PuluhKabupaten Batu Bara.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Batu Bara, Hardiman Sihombing, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, hingga berita ini tayang belum memberi respon apapun .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *