MEDAN — Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam tata kelola keuangan negara. Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui KPPN Tipe A1 Medan I menganugerahkan penghargaan Peringkat Terbaik Implementasi Full CMS kepada LLDikti Wilayah I.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Kinerja Anggaran LLDikti Wilayah I Tahun 2026 yang digelar pada Kamis, 21 Mei 2026.
Predikat Full CMS menjadi penanda bahwa LLDikti Wilayah I telah berhasil mengimplementasikan sistem pengelolaan kas negara secara menyeluruh, konsisten, dan sesuai ketentuan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI.
CMS (Cash Management System) sendiri merupakan sistem pengelolaan kas negara yang dirancang untuk mengoptimalkan perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan keuangan satuan kerja pemerintah secara transparan dan akuntabel.
Kepala LLDikti Wilayah I, Prof. Saiful Anwar Matondang, menyampaikan rasa syukur sekaligus menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran lembaga.
“Penghargaan ini bukan sekadar piagam. Ini adalah bukti nyata bahwa seluruh keluarga besar LLDikti Wilayah I bekerja dengan integritas dan profesionalisme tinggi dalam mengelola keuangan negara. Amanah besar dalam melayani ratusan perguruan tinggi di Sumatera Utara harus dijawab dengan tata kelola yang bersih, tertib, dan akuntabel,” ujarnya.
Ia menambahkan, apresiasi dari Kementerian Keuangan RI menjadi validasi bahwa LLDikti Wilayah I berada pada jalur tata kelola yang benar dan profesional.
Sementara itu, Bendahara Pengeluaran LLDikti Wilayah I, Gunung Nasution, mengungkapkan bahwa capaian tersebut merupakan buah dari proses panjang reformasi sistem keuangan internal.
“Sejak pertengahan 2023 kami mulai menerapkan sistem cashless, meski saat itu belum berjalan optimal. Berkat dukungan penuh pimpinan, Tim Perencanaan dan Keuangan, serta seluruh pegawai, pengelolaan kas kini jauh lebih tertib dan modern. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa usaha tidak mengkhianati hasil,” katanya.
Hal senada disampaikan Kepala Bagian Umum LLDikti Wilayah I, Ahmad Subhan, yang menekankan pentingnya soliditas internal untuk mempertahankan prestasi tersebut.
“Kinerja keuangan yang baik tidak dapat berdiri sendiri. Dibutuhkan sinergi dan kekompakan seluruh lini agar capaian ini terus terjaga menghadapi tantangan ke depan,” ujarnya.
Di sisi lain, Narahubung Bidang Perencanaan dan Keuangan LLDikti Wilayah I, Muhammad Yamani, menegaskan bahwa penguatan kelembagaan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui peningkatan kualitas SDM, penguatan sistem monitoring internal, serta budaya kerja berbasis data dan perencanaan jangka panjang.
Penghargaan ini diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh sivitas LLDikti Wilayah I untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan negara demi mendukung pelayanan pendidikan tinggi yang lebih profesional, transparan, dan berkualitas di Sumatera Utara.
Menutup kegiatan tersebut, Prof. Saiful kembali menegaskan komitmennya agar LLDikti Wilayah I dapat menjadi percontohan nasional dalam tata kelola keuangan satuan kerja pemerintah.
“Saya bangga dan berterima kasih kepada seluruh tim, mulai dari perencanaan, keuangan, bendahara, hingga staf administrasi. Prestasi ini bukan akhir, tetapi tanggung jawab lebih besar untuk mempertahankan bahkan meningkatkan standar kita ke depan,” tutupnya.













