advertisement pasang iklan disini
BeritaHomeMedanNasionalNewsSumut

Masa Desak Kejatisu Periksa Kadisdik Kota Sibolga Soal Dugaan Korupsi

Bagikan ke :

Medan – FORUM ASPIRASI MAHASISWA SUMATERA UTARA (FAM-SU) menggelar unjuk rasa di kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Dalam aksinya, mereka mendesak agar Kejatisu segera mengusut dugaan kasus korupsi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sibolga senilai ratusan miliar.

Aksi unjuk rasa digelar Senin (18/07) pagi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jalan A.H Nasution Medan.

pasang iklan disini

Dalam orasinya, masa yang tergabung dalam Forum Aspirasi Mahasiswa Sumatera Utara ( FAM- SU) menyampaikan sejumlah sikap tegas yaitu. Meminta Bapak Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara agar memanggil dan

memeriksa Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sibolga terkait Dugaan Korupsi dan Mark-Up Pengadaan Buku di Dinas Pendidikan Kota Sibolga TA.2021 senilai Rp1.200.000.000. Pengadaan Buku Agama untuk Sekolah Dasar Rp149.750.000. Buku IPA Rp.198.650.000. Pengadaan Buku Ilmu Pengetahuan Praktis Rp.131.000.000. Pengadaan Buku Arsitektur, Kesenian, Budaya Rp.121.450.000. Pengadaan Buku Agama untuk SLTP Rp. 100.000.000, Buku IPS untuk Rp. 63.000.000. Pengadaan Buku Matematika dan IPA untuk Rp. 185.750.000. Pengadaan Buku Ilmu Praktis Rp.71.000.000. Pengadaan Buku Arsitektur, Kesenian, Budaya Rp.63.000.000. dan Pengadaan Buku Praktis PAUD Rp.63.000.000.

“Kami menduga bahwa pembelian tersebut tidak sesuai dengan mekanisme pengadaan barang jasa pemerintah dan terindikasi korupsi sehingga kami meminta agar Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera memeriksa dan memanggil Dinas Pendidikan dan pihak rekanan serta usut juga dugaan adanya Mark up atas Diskon 30% dari pengadaan barang tersebut. “Kata Arsad Kordinator Aksi.

Selain itu, masa juga meminta kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara agar memeriksa Kadis Pendidikan dan

Kebudayaan Kota Sibolga terkait dugaan Mark-Up Pengadaan Mebeluer SLTP TA.2021 dengan harga penawaran senilai Rp.2.294.820.000 serta memeriksa PPK dan PPTKA serta rekanan CV.SUBUR BARU.

“Bahkan di tahun yang sama pada Tahun 2021 Pengadaan Mebeluer SLTP dengan Harga Penawaran Rp.2.210.780.000 dengan rekanan CV.HANDAYANI diduga terjadi penyelewengan dalam penyelenggarannya. “Ungkapnya.

Usai menyampaikan aspirasinya, aksi masa kemudian diterima oleh Kejatisu melalui Juliana Sinaga salah seorang Jaksa bersamaan dengan staff Intelijen yang menyebutkan, akan menyampaikannya kepada pimpinan.

“Silahkan sampaikan data faktanya melalui gedung PTSP di Kejatisu  untuk kemudian akan dipelajari lebih lanjut . “Kata Juliana Sinaga.

 

Show More

admin

Deempatbelas.com merupakan salah satu media online di Kota Medan yang beralamatkan di Jalan Armada No.14 Kecamatan Medan Kota. Medan, Sumatera Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button