De14dotcom, MEDAN – Bank Mandiri Region I/Sumatera 1 mencatatkan kinerja bisnis yang positif hingga Kuartal II-2026. Penyaluran kredit tumbuh 14,5 persen secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp113,9 triliun, seiring meningkatnya pembiayaan ke sektor-sektor produktif yang menjadi penggerak utama ekonomi di Sumatera Utara, Riau, dan Kepulauan Riau.
Selain pertumbuhan kredit, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga menunjukkan tren positif. Hingga Juni 2026, DPK Bank Mandiri Region I mencapai Rp100,2 triliun atau meningkat 6,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan tersebut didorong oleh semakin tingginya aktivitas dan volume transaksi nasabah di berbagai ekosistem layanan Bank Mandiri.
Regional CEO Bank Mandiri Region I/Sumatera 1, I Gede Raka Arimbawa, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari strategi bisnis yang konsisten dengan mengedepankan pembiayaan yang selektif serta berorientasi pada sektor-sektor yang memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas aset. Fokus kami bukan hanya meningkatkan volume bisnis, tetapi juga memastikan pembiayaan mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pada sektor produktif dan pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (27/7).
Menurutnya, dukungan terhadap sektor usaha produktif dan UMKM akan terus diperkuat sebagai bagian dari komitmen Bank Mandiri dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi regional sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat.
Secara nasional, kinerja Bank Mandiri juga menunjukkan fundamental yang kuat. Hingga Kuartal II-2026, penyaluran kredit secara bank only mencapai Rp1.592 triliun atau tumbuh 19,9 persen YoY. Sementara Dana Pihak Ketiga tercatat sebesar Rp1.710 triliun atau meningkat 17,1 persen YoY.
Kinerja intermediasi tersebut turut menopang pertumbuhan laba bersih konsolidasi Bank Mandiri yang mencapai Rp30,4 triliun hingga akhir Juni 2026.
Di sisi lain, Bank Mandiri Region I/Sumatera 1 juga terus memperkuat dukungan terhadap berbagai program prioritas pemerintah melalui pembiayaan sektor produktif, pemberdayaan UMKM, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Penguatan layanan digital juga menjadi salah satu fokus utama. Melalui platform Livin’ by Mandiri, Kopra by Mandiri, dan Livin’ Merchant, Bank Mandiri terus memperluas akses layanan keuangan digital bagi nasabah individu maupun pelaku usaha sehingga transaksi menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien.
“Kami berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, regulator, serta seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan layanan perbankan yang mampu memberikan nilai tambah bagi pembangunan ekonomi regional,” tutup I Gede.
Ke depan, Bank Mandiri Region I/Sumatera 1 optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan bisnis melalui penyaluran pembiayaan yang sehat, penguatan dana murah, serta perluasan layanan digital dan ekosistem bisnis guna mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah.(*)










