De14dotcom, Medan – Ketua DPD KSPSI AGN Sumatera Utara, T. M. Yusuf, memberikan apresiasi atas langkah cepat dan sinergis yang dilakukan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bersama Kodam I/Bukit Barisan dalam mengatasi gangguan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sempat menyebabkan antrean panjang di sejumlah SPBU di Sumatera Utara.
Pernyataan tersebut disampaikan T. M. Yusuf di Kantor Sekretariat DPD KSPSI AGN Sumut, Sabtu (18/7/2026). Menurutnya, kolaborasi antara Patra Niaga dan Kodam I/Bukit Barisan menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat serta mencegah terganggunya aktivitas ekonomi akibat kendala distribusi.
“Langkah cepat yang dilakukan Patra Niaga bersama Kodam I/Bukit Barisan patut diapresiasi. Di tengah kondisi masyarakat yang sempat khawatir akibat antrean BBM, kehadiran personel TNI dalam membantu distribusi merupakan keputusan yang cepat, tepat, dan sangat membantu mempercepat normalisasi pasokan BBM di Sumatera Utara,” ujar T. M. Yusuf.
Ia menilai pelibatan personel Kodam I/Bukit Barisan sebagai pengemudi mobil tangki merupakan solusi darurat yang efektif setelah terganggunya distribusi akibat pemberhentian sejumlah pengemudi truk tangki yang diduga terkait pelanggaran operasional. Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Pertamina dan TNI memang telah berkoordinasi untuk mempercepat distribusi BBM agar antrean di SPBU segera terurai.
Di tempat terpisah, perwakilan Pertamina Patra Niaga, Donta, menyampaikan bahwa perusahaan telah mengerahkan 30 armada mobil tangki guna mempercepat penyaluran BBM bersubsidi ke berbagai SPBU di Sumatera Utara. Ia juga memastikan bahwa stok BBM dalam kondisi aman dan mencukupi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pasokan.
Menurutnya, kendala yang sempat terjadi lebih disebabkan oleh keterbatasan tenaga pengemudi, sementara dari sisi persediaan BBM tidak mengalami kekurangan. Berbagai langkah percepatan distribusi terus dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat kembali normal. Keterangan tersebut sejalan dengan pernyataan Pertamina dan BPH Migas yang menegaskan bahwa stok BBM di Sumatera Utara aman serta distribusi terus diperkuat melalui penambahan armada dan optimalisasi penyaluran.
Lebih lanjut, T. M. Yusuf mengimbau seluruh masyarakat Kota Medan, khususnya para pekerja dan buruh di Sumatera Utara, agar tetap tenang serta tidak melakukan panic buying.
“Kami mengajak seluruh masyarakat dan kaum buruh untuk tetap tenang. Jangan melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena justru akan memperpanjang antrean dan mengganggu masyarakat lain yang juga membutuhkan. Percayakan proses normalisasi distribusi kepada Pertamina dan seluruh pihak yang saat ini sedang bekerja keras di lapangan,” tegasnya.
Ia optimistis, dengan kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Kodam I/Bukit Barisan, serta instansi terkait lainnya, kondisi distribusi BBM di Sumatera Utara akan segera kembali normal sehingga aktivitas masyarakat dan dunia usaha dapat berjalan tanpa hambatan.(cil) *













