smsi

Soroti Rendahnya Capaian PAD Dari Sektor Pariwisata, Brama Ginting Desak Kadis Lakukan Reformasi Sistem Pengutipan

De14dotcom – Ketua LSM KCBI Berastagi, Brama Ginting, dengan tegas mengkritik capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Karo yang dinilainya jauh dari potensi riil daerah. Kritik itu disampaikan menyusul pernyataan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karo terkait target PAD pariwisata yang dinilai terlalu kecil dan tidak mencerminkan kondisi lapangan.

Brama menilai, target PAD pariwisata sebesar Rp3 miliar per tahun sangat tidak masuk akal jika dibandingkan dengan banyaknya objek wisata yang dipungut retribusi serta tingginya arus kunjungan wisatawan ke Kabupaten Karo.

Ini angka yang sangat janggal. Dengan puluhan objek wisata, hotel, dan aktivitas pariwisata yang terus berjalan, PAD Rp3 miliar per tahun itu terlalu kecil. Kondisi ini patut diduga adanya kebocoran pendapatan,” tegas Brama, Selasa (13/1/2026).

Menurutnya, apabila sektor pariwisata dikelola secara jujur, transparan, dan profesional, PAD Kabupaten Karo dari sektor tersebut seharusnya mampu menembus angka yang jauh lebih besar.

“Kalau dikelola dengan benar, saya yakin PAD pariwisata bisa berlipat. Yang diperlukan itu komitmen integritas, sistem pemungutan yang transparan, dan pengawasan yang kuat,” ujarnya

Brama juga mendesak agar kepala dinas pariwisata yang baru menjabat sebaiknya segera membuat sejumlah program kerja dan penataan pos-pos objek wisata di Kabupaten Karo, sehingga peningkatan PAD di tahun 2026 ini melebihi capaiannya.

“Kami minta kepala dinas baru, Bapak Juni Amtomi dapat segera mengumumkan program kerjanya serta langkah kongkrit apa kedepan dalam meningkatkan pendapatan dari pariwisata. Dengan harapan dapat terpenuhi target,”katanya.

Masih Brama menambahkan, Kepala Dinas juga diharapkan agar melakukan reformasi menyeluruh terhadap sistem pengutipan retribusi objek wisata, agar lebih transparan dan terhindar dari praktik kecurangan yang dapat merugikan keuangan daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karo Juni Amtomi Kemit, S.STP, M.Si, saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp pada Selasa (13/1/2026), memaparkan realisasi PAD pariwisata dua tahun terakhir.

Juni menjelaskan, pada tahun 2024 target PAD pariwisata ditetapkan sebesar Rp3,5 miliar, namun realisasi hanya mencapai Rp2.850.385.657 atau sekitar 81,44 persen. Sedangkan pada tahun 2025, target PAD sebesar Rp3.715.000.000, dengan realisasi Rp3.279.121.890 atau sekitar 88,27 persen.

Meski belum mencapai target maksimal, Juni menyatakan pihaknya tetap optimistis dan akan berupaya meningkatkan kunjungan wisata pada tahun 2026.

“Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Karo akan berupaya semaksimal mungkin untuk mendongkrak kunjungan pariwisata pada tahun 2026,” ujarnya

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Karo untuk bersama-sama mempromosikan potensi wisata daerah.

“Kami minta dukungan seluruh masyarakat agar ikut mempromosikan objek-objek wisata di Kabupaten Karo, sehingga kunjungan wisata tahun 2026 bisa mencapai 100 persen atau meningkat dibandingkan tahun 2025,” tutup Juni Kemit.(red) *

Related Posts

Don't Miss

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *