advertisement pasang iklan disini
BeritaHomeNews

Pede 14 Sumut Akan Laporkan Proyek Drainase Masjid Azizi Langkat Diduga Tidak Sesuai RAB

Bagikan ke :

Langkat – Ahmad Fauzi Pohan, ketua perkumpulan masyarakat demokrasi 14 Sumatera Utara (Pede 14 Sumut), kepada wartawan di Medan, menyatakan diri bahwa Pede 14 Sumut, akan melaporkan semua pihak yang terlibat mulai dari proses perencanaan sampai kegiatan pembangunan proyek pembangunan drainase di sekeliling Masjid Azizi Tanjung Pura kabupaten Langkat Sumatera Utara.

Menurutnya, apa yang menjadi temuan oleh tim kunjungan kerja XII pimpinan dan anggota DPRD Sumut beberapa waktu yang lalu, menjadi informasi awal bagi Pede 14 Sumut untuk merespon apa yang sudah terjadi di objek pembangunan Masjid Azizi Tanjung Pura dan sekitarnya yang merupakan situs budaya bernilai sejarah tinggi yang harus terjaga.

pasang iklan disini

“Pantauan langsung tim Pede 14 Sumut saat turun ke lapangan bersama rekan wartawan melihat kembali apa yang menjadi temuan dari Pimpinan dan Anggota DPRD Sumut di lokasi ini. Kita mengambil kesimpulan bahwa pekerjaan proyek pembangunan drainase ini tidak sesuai RAB ( Rancangan Anggaran Belanja) sehingga menimbulkan keresahan warga sekitarnya yang terdampak banjir atau genangan air akibat pembangunan saluran air/drainase yang tidak sesuai,” kata Ahmad Fauzi Pohan ketua Pede 14 Sumut kepada wartawan Jumat 01 Juli 2022.

Sebelumnya dari berita yang viral, diketahui, Tim Kunjungan Kerja (Kunker) XII Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD-SU) Kota Binjai dan Kabupaten Langkat meminta Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Sumut beserta pihak ketiga CV Wong Teloe bertanggungjawab atas pengerjaan drainase sepanjang 1.025 meter yang berada disekeliling Masjid Azizi dan monumen Makam Pahlawan Nasional Tengku Amir Hamzah, Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.

Tidak hanya itu, Tim Kunker XII DPRD Sumut meminta sekaligus akan melaporkan pengerjaan drainase itu kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu). “Dinas Perkim dan pihak ketiga harus bertanggungjawab.

“Kita akan laporkan pengerjaan itu kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Itu tidak benar. Pekerjaannya asal-asalan dan terkesan menipu,” cetus Ketua Tim Kunker Ajie Karim, Rabu 22/6/2022.

“Maka dari itu, jika ada proyek pembangunan yang membuat resah warga sekitarnya, lalu ada anggota DPRD yang sudah menyampaikan secara terbuka, maka, patut kita duga proyek itu dikerjakan tidak sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga pantas bagi siapa saja elemen masyarakat lainnya untuk ikut aktif melaporkan semuanya kepada Aparat Penegak Hukum (APH). “Tambah Ahmad Fauzi Pohan, mengakhiri.

Show More

admin

Deempatbelas.com merupakan salah satu media online di Kota Medan yang beralamatkan di Jalan Armada No.14 Kecamatan Medan Kota. Medan, Sumatera Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button