advertisement pasang iklan disini
BeritaHomeMedanNews

Warga Tagih Janji Pemerintah Atasi Bajir Rob di Belawan

Bagikan ke :

Deempatbelas.com,Medan – Banjir Rob kembali melanda daerah Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara. Banjir rob ini sudah terjadi sejak empat hari terakhir dengan ketinggian banjir yang merendam pemukiman warga hingga satu meter atau setinggi pinggang orang dewasa.

Salah satu daerah banjir rob terjadi di Kelurahan Belawan l Kota Medan. Warga mengatakan sudah lima hari ini air naik hingga merendam pemukiman warga.

pasang iklan disini

“Saat pagi hari naik dan surut di sore hari. Selanjutnya air kembali naik pada malam hari dan akan surut saat menjelang subuh. Begitulah seterusnya. “Kata Ahmad Raji kepada wartawan. Selasa 17 Mei 2022.

Bahkan menurutnya, banjir sudah terjadi sejak memasuki awal bulan Mei kemarin. Bahkan masyarakat harus rela merayakan lebaran Idul Fitri pertama dengan kondisi rumah terendam banjir.

Lebih lanjut Raji menyebutkan, sejak kepemimpinan Wali Kota Medan Rahudman Harahap terdahulu sempat berjanji akan membangun tanggul untuk penanganan banjir rob di Belawan. Namun janji tersebut tidak kunjung terealisasi hingga sekarang.

“Dulu kan air itu kalau naik akan ke paluh tetapi kita lihat sendiri, paluh penahan banjir sudah ditimbun, itu juga sebabnya banjir asal datang ketumah warga. “Ungkapnya.

Raji berharap Pemerintah Kota Medan agar segera membangun tanggul untuk menahan air rob dan juga menertibkan segala aktivitas lainnya yang mengakibatkan banjir rob di daerah Belawan semakin parah.

“Maunya Wali Kota Medan Pak Bobby segeralah memperhatikan kami ini masyarakatnya, jangan kamu terus diresahkan seperti ini, kasihanilah kami.”Ucapnya.

Lebih lanjut, Ahmad Raji yang juga aktif diberbagai organisasi ini menyebutkan dirinya juga pernah mengikuti rapat penanggulangan Banjir RoB di Medan Utara, yang dihadiri Pemerintah Sumut bersama dinas terkait, sejumlah stekholder dan beberapa perusahaan besar di Belawan pada Tahun 2020 dan 2021. Namun kenyataan, sampai hari ini program penanganan banjir tersebut hanya bual belaka.

“Sampai hari ini Gubernur Sumatera Utara, Bapak Edy Rahmayadi terkesan tutup mata dan hanya memberi harapan palsu kepada kami masyarakat. Padahal sudah lima kali rapat dilaksanakan, apapun tidak. “Tutupnya dengan kesal.

Janji Walikota Medan Kepada Masyarakat. 

Diketahui pembangunan tanggul untuk penanganan banjir rob sudah dicanangkan oleh Pemkot Medan. Bahkan Wali Kota Medan Bobby Nasution telah mengunjungi warga lingkungan VII, Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, Senin (10/5/2021) lalu untuk melihat langsung kondisi daerah Kelurahan Nelayan Indah atau Kampung Nelayan yang selama ini selalu terdampak banjir rob.

Saat itu Bobby langsung meninjau tanggul yang telah dibangun usai mendengar keluhan warga. Ia juga tidak yakin tanggul tersebut akan kuat menahan air pasang. Ia langsung menginstruksikan kepada Camat Medan Labuhan untuk berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan guna membangun tanggul yang lebih kuat lagi. Pembangunan itu akan dibantu dengan alat berat.

Bobby minta dasar tanggul yang dibangun nanti lebarnya 6 meter, kemudian dari dasar dibangun lagi tanggul dengan lebar 4 meter sehingga diyakini dapat menahan air pasang agar rumah warga tidak tergenang air lagi. Selain itu, Bobby mengatakan pengerjaan akan dimulai besok, Selasa (11/5).

Ketua Partai Solidaritas Indonesia Sumatera Utara menanggapi banjir rob di Belawan. 

Ketua DPW PSI Sumut H.M Nezar Djoeli ST menyebutkan, banjir rob terjadi di akibatkan adanya penyempitan wilayah Paluh Kurau dan pembuatan dermaga Peti Kemas berdampak menderitanya masyarakat khususnya di Belawan.

Menurut Nezar, ketidaktegasan pemerintah kota maupun Provinsi Sumatera Utara dalam memberikan izin terhadap sejumlah pembangunan di Belawan seperti pembangkit listrik untuk plan bisnis dan pembangunan dermaga petikemas PT. Pelindo menyebabkan banyaknya penutupan anak sungai sehingga menyebabkan banjir dikawasan padat penduduk tersebut.

“Tinjau ulang izin AMDAL yang telah di keluarkan untuk kegiatan pembangunan itu. Dan kepada pihak Kementrian terkait agar dapat dengan cepat mencari solusi atas peristiwa ini. Jangan biarkan rakyat menderita. Karena lama kelamaan bisa saja banjir menenggelamkan Kota Belawan, hingga menimbulkan korban. “Ungkapnya.

Nezar menyebutkan, Partai Solidaritas Indonesia mendukung segala bentuk program pembangunan pemerintah, apalagi pembangunan yang baik dan berdampak positif bagi masyarakat, bukan malah sebaliknya merugikan dan hanya kepentingan saja.

“Kalau kita lihat, pembangunan tersebut tidak mengedepankan azas kerakyatan, atau sama sekali tidak memperhatikan nasib rakyat yang bermukim disekitar. Untuk itu kita berharap agar Pemerintah Kota, Provinsi dan pusat jangan hanya beretorika saja dan saling tunggu serta saling menyalahkan. segera lakukan langkah cepat khususnya dalam penangganan banjir rob di Belawan. “Tutup Nezar.

Show More

admin

Deempatbelas.com merupakan salah satu media online di Kota Medan yang beralamatkan di Jalan Armada No.14 Kecamatan Medan Kota. Medan, Sumatera Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button