advertisement pasang iklan disini
Medan

PSI Sumut Angkat Bicara Soal Tidak Diakomodirnya Pembiayaan Dalam APBN Pembangunan Sport Center PON 2024

Bagikan ke :

JaringanNews,Medan – Rencana pembangunan Proyek Sport Center Sumatra Utara (Sumut), yang seyogianya akan digunakan sebagai arena pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024, dimana Provinsi Sumut dan Provinsi Aceh menjadi tuan rumah bersama dikhawatirkan tidak akan berjalan mulus . Hal itu sebabkan tidak diakomodir nya Sport Center Sumatera Utara dalam pembiayaan APBN 2021 oleh pemerintah pusat.

Hal itu terungkap pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Pemprov Sumut di Ballroom Hotel Santika Medan, Kamis (8/4/2021).

pasang iklan disini

Dalam Musrenbang proyek pembangunan Sport Center Sumut di Kabupaten Deliserdang adalah salah satu program yang belum di akomodir pemerintah pusat melalui pembiayaan APBN tahun anggaran 2021-2022 bersama 15 program pembangunan di Provinsi Sumut yang masih akan dibahas lebih lanjut sebelum direalisasikan.

 

Staf Ahli Mendagri Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dr Hamdani, pada Musrenbang itu menyebutkan terdapat 16 usulan program strategis Pemprov Sumut yang masih akan dibahas lebih lanjut oleh kementerian/lembaga melalui pembiayaan APBN 2021/2022.

“Sebenarnya arah pembangunan Provinsi Sumut sudah on the track. Termasuk dalam penyusunan dan penyesuaian RKPD dan capaian serta sasarannya pun sudah baik. Namun memang dalam dua tahun ini, kita sama-sama menghadapi tantangan pandemi Covid-19 di tengah rencana pembangunan daerah dan nasional yang kita lakukan,” kata Hamdani.

Mengetahui hal itu, Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia Sumatera Utara, H.M Nezar Djoeli angkat bicara. Menurutnya kondisi Ini sangat mengkhawatirkan para atlit yang sudah melakukan persiapan untuk mengikuti kontestasi pada PON 2024 yang akan di selenggarakan di Sumatera Utara dan Provinsi Aceh sebagai tuan rumah.

“Kita melihat Sekretaris Daerah Sumut dinilai lemah dan tidak sungguh-sungguh dalam memperjuangkan KPBU ke pemerintah pusat. Apalagi dari 16 usulan ke Bapennas hanya 1 yang dapat terealisasi. Padahal para legislatif nya sudah sangat mendorong apa yang menjadi kegiatan Pemerintah Provinsi Sumut selama ini. “Kata Nezar Djoeli kepada wartawan, Rabu (14/07).

Nezar menyebutkan, Pemprovsu harus memiliki terobosan dan mencari solusi agar pembangunan Sport Center dapat terselesaikan, karena hal itu merupakan marwah dari Pemerintah Sumatera Utara dapat terjaga dengan baik Dimata daerah lainnya. Apalagi kegiatan pesta olahraga PON tersebut merupakan program dari nasional.

“Ketidaksiapan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) dalam memperjuangkannya merupakan kelemahan pemerintah Sumut dalam penganggaran atau pun dalam menggunakan politik anggaran untuk membangun Sumatera Utara. Kinerja TAPD sangat mencoreng wajah Sumatera Utara hari ini. “Ungkap nya.

“PSI Sumut mendorong dan berharap dengan jangka waktu yang masih 2 tahun lebih pemerintah Sumut sudah mulai membangun Sport Center agar PON 2024 dapat terselenggara sesuai harapan masyarakat Sumatera Utara. “Tutup Nezar.

Sebelumnya diketahui Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi sudah melaksanakan Groundbreaking pada Jumat, 14 Agustus 2020 lalu oleh bersama Forkopimda serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat dan ditargetkan akan rampung pada tahun 2023.

Namun kenyataannya, pembangunan Sport Center Sumut yang lokasinya berada di Desa Sena, Kabupaten Deliserdang, dari mulai Groundbreaking tahun lalu hingga saat ini, belum juga terlaksana hingga

Pemprov Sumut pada Januari 2021, juga telah membuka skema mengundang investor untuk menggarap proyek Sport Center tersebut. Dan hingga saat ini, progres pemilihan investor masih berproses. Artinya pembangunan fisik belum juga dimulai.

Show More

admin

Deempatbelas.com merupakan salah satu media online di Kota Medan yang beralamatkan di Jalan Armada No.14 Kecamatan Medan Kota. Medan, Sumatera Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button