Kriminal

Judi dan Dugaan Peredaran Narkotika di Sibolangit Marak, Warga Minta Kapolri Turun Tangan

×

Judi dan Dugaan Peredaran Narkotika di Sibolangit Marak, Warga Minta Kapolri Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

De14dotcom, Deli Serdang – Kegiatan Jvdi dan narkotika di Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang diduga terus beroperasi tak tersentuh hukum. Mencuat sejumlah nama berinisial A.Ginting dan DT dan Palobar sebagai pengelola dari bisnis haram tersebut.

Aktivitas perjudian dan narkoba diduga telah beroperasi lama. Arena perjudian dan barak narkoba dilokasi itu sudah pernah digerebek aparat kepolisian dan gabungan dengan membakar lapaknya namun kini kembali beroperasi.

JUDI DAN DUGAAN PEREDARAN NARKOTIKA DI SIBOLANGIT MARAK, WARGA MINTA KAPOLRI TURUN TANGAN

Keberadaan arena judi dan narkoba di Sibolangit terkesan “menantang” keras kepolisian jajaran Polrestabes Medan khususnya wilayah hukum Polsek Pancur Batu.

Pantauan dilokasi beroperasi perjudian jenis mesin tembak ikan, dadu putar dan transaksi jual beli narkotika tersebut setiap hari selalu ramai didatangi para pemain dan penikmatnya dari berbagai daerah.

Salah seorang sumber yang namanya tak mau di sebut mengatakan untuk masuk ke lokasi, setiap pemain judi atau pembeli narkoba tidak diperbolehkan membawa Handphone atau telpon genggam.

Sumber menyebutkan bahwa sosok DT merupakan sosok yang disebut sebut warga preman yang disegani dan ditakuti dikawasan Bandar Baru dan Sibolangit dan sudah menggeluti bisnis haram tersebut cukup lama.

“Sudah lama DT menjalankan bisnis perjudian hingga transaksi jual beli narkotika di Wilayah Sibolangit. Bisnis ilegal tersebut sudah ia jalani dalam kurun waktu sekitar 7 Tahun belakangan dan sampai hari ini aktivitas tersebut masih terus berlangsung seolah kebal hukum. “Kata Sumber, Kamis (08/10/2026).

Sementara di tekongan Amoy, Desa Sikeben Kecamatan Sibolangit. lokasi judi dan barak narkoba diduga dikelola oleh Ucok Lobar, diketahui merupakan preman penguasa jalan lintas Sibolangit.

Masyarakat setempat berharap agar aparat kepolisian khususnya kepada Bapak Kapolri, Suyudi Ario Seto yang baru saja bertugas agar memerintahkan jajaran Polda Sumut dan Polrestabes Medan dapat serius memberantas lokasi yang dijadikan tempat perjudian dan transaksi narkotika tersebut, karena tak jauh dari area sekolah dan tempat khusus kegiatan Kepramukaan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *