Medan – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mendesak Pertamina Patra Niaga segera mengatasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) pascabencana banjir bandang dan tanah longsor.
Wakil Sekretaris Jenderal PB HMI, Alwi Hasbi Silalahi, menilai ketersediaan BBM menjadi faktor penting dalam pemulihan berbagai sektor setelah bencana melanda.
“Pertamina harus menjamin ketersediaan BBM di SPBU wilayah terdampak. Kekosongan stok akan memperparah keadaan dan berpotensi melumpuhkan ekonomi masyarakat,” kata Alwi Hasbi kepada, Jumat (28/11/2025).
Menurutnya, mobilitas warga sangat bergantung pada ketersediaan bahan bakar. Apabila pasokan terganggu, proses evakuasi, distribusi bantuan, hingga aktivitas harian masyarakat dapat terdampak serius.
“Jangan sampai situasi ini (kelangkaan) menjadi bencana baru bagi masyarakat yang terdampak. Pertamina semestinya sudah punya persiapan dan strategi dalam menghadapi kondisi-kondisi tertentu, termasuk bencana alam seperti sekarang,” ujar Alwi.
Pantauan di kota Medan, sejak pagi, kamis, 27 November hingga Jumat 28 November malam, kelangkaan BBM sudah terjadi hampir di seluruh SPBU swasta termasuk milik Pertamina.
Bahkan, salah satu SPBU Pertamina di jl Brigjen Katamso Medan, sejak sore hingga pukul 23:01 malam antrian panjang terjadi hingga mengakibatkan macet dikarenakan para pengendara hendak mengisi BBM.







