De14dotcom, BATU BARA – Keresahan warga di Kelurahan Lima Puluh Kota, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, semakin mencuat menyusul dugaan maraknya aksi pencurian di lingkungan masyarakat.
Bukan hanya sepeda motor, sejumlah warga juga dikabarkan menjadi korban dugaan pencurian pompa air. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat yang merasa keamanan lingkungan mereka semakin mengkhawatirkan.
Warga Bertanya: Ke Mana Patroli Kamtibmas?
Munculnya dugaan kasus pencurian secara berulang tentu menjadi alarm serius bagi aparat keamanan. Masyarakat mempertanyakan efektivitas pengawasan dan patroli Kamtibmas di wilayah Kelurahan Lima Puluh Kota.
Ironisnya, wilayah tersebut berada di Kecamatan Lima Puluh dan relatif dekat dengan pusat pemerintahan serta Mapolres Batu Bara.
Kondisi ini membuat publik layak mempertanyakan: mengapa dugaan aksi pencurian masih terjadi jika pengawasan dan patroli keamanan berjalan maksimal?
Tokoh masyarakat Helmi Syam, S.Kom mendesak aparat kepolisian segera turun tangan dan tidak membiarkan keresahan masyarakat berkembang menjadi ketakutan.
“Masyarakat sudah resah. Aparat harus bergerak. Jangan sampai warga merasa tidak aman di rumah dan lingkungannya sendiri. Patroli harus ditingkatkan dan setiap laporan masyarakat harus ditindaklanjuti,” tegas Helmi Syam.
Menurutnya, persoalan keamanan bukan perkara kecil. Jika dugaan pencurian dibiarkan berulang tanpa langkah pencegahan yang terlihat, kepercayaan masyarakat terhadap keamanan lingkungan dapat ikut terdampak.
Jangan Tunggu Warga Bertindak Sendiri
Masyarakat berharap polisi meningkatkan patroli, terutama pada kawasan yang dinilai rawan, sekaligus melakukan pemetaan terhadap titik-titik yang diduga menjadi lokasi rawan pencurian.
Jangan sampai masyarakat akhirnya merasa harus menjaga keamanan lingkungannya sendiri karena tidak melihat kehadiran aparat secara maksimal.
Kini bola berada di tangan aparat. Warga menunggu langkah nyata, bukan sekadar imbauan. Jika memang laporan dugaan pencurian terus bermunculan, sudah saatnya dilakukan evaluasi serius terhadap pola patroli dan pengamanan di Kelurahan Lima Puluh Kota.
Publik menunggu: apakah keresahan warga akan segera dijawab dengan tindakan nyata, atau kasus pencurian akan terus menjadi cerita berulang di tengah masyarakat?(*)













