Oke balik lagi!
Investasi saham vs emas Mana yang lebih menguntungkan? Langsung aja kita ke contoh kasusnya ya. Misalnya 10 tahun yang lalu, di tahun 2012. kamu punya uang nganggur 13 juta rupiah. Kenapa 13 juta? Karena dengan uang 13 juta, kamu bisa beli motor Honda Beat terbaru secara cash pada saat itu. Jumlah uangnya random aja sebenernya ya. Ya intinya kamu punya 13 juta nganggur deh, bisa beli motor, beli emas ataupun beli saham.
*katakanlah kamu udah kenal saham pada saat itu*
Kalau dilihat dalam sudut pandang investasi, tentu beli motor bukan investasi ya. Karena harga motor pasti turun terus dari tahun ke tahun karena itu barang konsumsi. Tapi dengan motor kamu bisa mempercepat perpindahan kamu dari satu tempat ke tempat lain, misalnya untuk pergi ke kantor, pasar, dan lain-lain. Itu nggak ada ruginya juga ya.
Tapi misalnya kamu udah ada kendaraan nih di rumah, motor atau mobil dan jumlahnya cukup untuk orang-orang di rumah misalnya. Pilihan untuk beli motor lagi akan sangat merugikan dalam jangka panjang. Sayang banget aja gitu, ngapain beli berlebihan. Ya nggak?
Selanjutnya, misalnya kamu memutuskan untuk beli emas. Harga emas pada saat itu adalah 572rb per gram. Jadi dengan 13 juta rupiah, kamu bisa dapet 22.7 gram emas.
Singkat cerita, udah nih 10 tahun telah terlewati hingga saat ini. Emas 22.7 gram tadi, yang nilainya hampir 13 juta, udah bukan 13 juta lagi. Melainkan udah jadi 22.13 juta rupiah. Karena harga emas per 1 gram udah naik, dari yang tadinya 572rb per gram, jadi 975rb per gram. Kalau kamu menjual emasnya, kamu akan dapet untung sekitar 9.1 jutaan. Lumayan kan? kamu tinggal memastikan aja nih selama 10 tahun berjalan itu emasnya nggak hilang, terus kamu inget nyimpennya dimana dan emasnya masih dalam kondisi yang baik.
Pastilah kamu dapet keuntungan 9,1 juta itu, yang kita nyebutnya capital gain dari emas.
Beli emas, disimpan selama 10 tahun dapet untung bersih 70.45% Lumayan kan, kalau dirata-ratakan keuntungan setiap tahunnya adalah 5.48%, masih lumayan! Masih diatas inflasi!.
Nah sekarang skenario ke-3, kalau dibelikan saham. Jadi gimana nih? Untuk saham itu memang nggak sesederhana kita beli motor beat atau beli emas. Di tahun 2012, seenggaknya ada 450 saham perusahaan yang bisa kamu beli. Pertanyaan besarnya adalah, pilih saham apa ya? Diantara ke 450 perusahaan itu? Kalau Saya pribadi, lebih suka dengan saham Bank-Bank-an.
Dan yang saya contohkan adalah Bank BCA.







