L
Nasional

KSPSI AGN Sumut Murka, T.M. Yusuf: Jangan Seret Nama SPSI Jadi Centeng PT Indobuildco

×

KSPSI AGN Sumut Murka, T.M. Yusuf: Jangan Seret Nama SPSI Jadi Centeng PT Indobuildco

Share this article

De14dotcom, Medan, 17 Juni 2026 – Ketua DPD KSPSI AGN Sumatera Utara, T. M. Yusuf, melontarkan kritik keras terhadap aksi yang dipimpin Rio Affandi Siregar dalam penolakan eksekusi Hotel Sultan di Jakarta. Yusuf menegaskan bahwa aksi tersebut sama sekali tidak mewakili aspirasi, sikap organisasi, maupun advokasi resmi KSPSI AGN Sumut.

Menurut Yusuf, publik tidak boleh digiring pada opini seolah-olah KSPSI AGN berada di belakang aksi yang dilakukan oleh kelompok simpatisan PT Indobuildco.

“DPD KSPSI AGN Sumut menyatakan secara tegas bahwa aksi yang dipimpin Rio Affandi Siregar bukanlah aksi organisasi, bukan aspirasi organisasi, dan bukan bagian dari agenda advokasi KSPSI AGN Sumut. Jangan menyeret nama SPSI untuk kepentingan yang tidak pernah diputuskan oleh organisasi,” tegas Yusuf.

Yusuf mengungkapkan bahwa berdasarkan data dan struktur organisasi yang dimiliki KSPSI AGN, tidak terdapat PUK KSPSI AGN atas nama PT Indobuildco.

“Faktanya tidak ada PUK KSPSI AGN di PT Indobuildco. Karena itu kami mempertanyakan atas dasar apa nama SPSI dibawa-bawa dalam sengketa Hotel Sultan. Jangan sampai publik menilai ada upaya menunggangi nama besar organisasi buruh demi kepentingan pihak tertentu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yusuf mengaku prihatin melihat adanya mobilisasi massa berbaju biru yang dikaitkan dengan SPSI dalam konflik yang menurutnya bukan merupakan perjuangan normatif buruh.

“Kami mengutuk keras tindakan oknum yang berusaha menjadikan warna dan atribut perjuangan buruh sebagai alat kepentingan korporasi. Ini bukan perjuangan hak buruh, ini bukan perjuangan upah, bukan perjuangan kesejahteraan pekerja. Jangan jadikan KSPSI AGN sebagai centeng PT Indobuildco dalam sengketa Hotel Sultan,” katanya.

Menurut Yusuf, organisasi buruh dibangun dengan darah, keringat, dan perjuangan panjang kaum pekerja, sehingga tidak boleh digunakan untuk kepentingan yang berpotensi merusak marwah organisasi.

“KSPSI AGN Sumut konsen membela hak-hak buruh yang nyata, jelas, dan memiliki hubungan kerja yang sah. Kami berjuang untuk pekerja yang benar-benar membutuhkan perlindungan, bukan untuk kepentingan kelompok yang tiba-tiba mengaku buruh ketika ada konflik. Jangan sampai organisasi buruh dipenuhi anggota jadi-jadian seperti pocong, muncul ketika ada kepentingan lalu menghilang ketika perjuangan buruh sesungguhnya membutuhkan dukungan,” sindir Yusuf.

Yusuf juga menegaskan bahwa KSPSI AGN Sumut tidak akan pernah berdiri di belakang kepentingan bisnis yang sedang berkonflik dengan negara atau pihak lain.

“Kalau ada yang ingin membela perusahaan, silakan menggunakan identitasnya sendiri. Jangan bersembunyi di balik bendera SPSI. Organisasi ini bukan alat dagang, bukan alat tawar-menawar, dan bukan pasukan bayaran. KSPSI AGN Sumut berdiri tegak untuk buruh, bukan untuk menjadi tameng kepentingan korporasi,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Yusuf meminta seluruh kader dan pengurus KSPSI AGN di Indonesia menjaga kehormatan organisasi dan tidak mencatut nama SPSI untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

“Marwah organisasi harus dijaga. Jangan kotori perjuangan buruh dengan manuver-manuver yang hanya akan membuat masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap gerakan serikat pekerja. KSPSI AGN bukan organisasi bayaran dan bukan centeng siapa pun,” pungkas T.M. Yusuf.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *