advertisement pasang iklan disini
BeritaHomeMedanNasional

PSI Sumut Gelar Webinar Perlindungan Perempuan dan Anak

Bagikan ke :

Deempatbelas.com,Medan – Masih tingginya kasus kekerasan yang terjadi terhadap perempuan dan anak di Indonesia menjadi perhatian serius tidak hanya pemerintah namun seluruh element masyarakat terutama dimasa Pandemi Covid-19.

Berdasarkan data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mencatat, ada 4.696 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sejak 1 Januari – 19 Mei 2021a

pasang iklan disini

Dari jumlah tersebut, mayoritas atau 2.742 kasus kekerasan terjadi di dalam rumah tangga. Di fasiitas umum, ada 611 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang dilaporkan sepanjang tahun ini. Lalu, kekerasan yang terjadi di sekolah sebanyak 100 kasus

Ada 62 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di tempat kerja. Sementara, lima kasus lainnya terjadi di lembaga pendidikan kilat

Partai Solidaritas Indonesia yang merupakan salah satu partai yang sangat konsen dan selalu menyuarakan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Di Hari Ulang Tahun ke-7 PSI menggelar Webinar dengan Tema. “Perlindungan Perempuan dan Anak yang berlangsung secara daring dan on the spot oleh Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia Provinsi Sumatera Utara. Senin, (29/11). Sore. Di 14 Cofee Jalan Armada Medan

Kegiatan itu dibuka oleh Ketua DPW PSI Sumut, H.Moh Nezar Djoeli St  dengan  Narasumber yaitu Imelda Purba ( Direktur Perempuan dan Anak DPP PSI dan Komite Pelindung Perempuan dan Anak DPP PSI), dan Lusty Malau (Aktivis muda perempuan  Medan, Pendiri Perempuan Hari Ini) dan selaku Moderator Sondang Natalya yang juga Wakil Sekretaris DPW PSI Sumut.

Dalam webinar yang berlangsung selama dua jam tersebut beberapa poin yang disampaikan oleh kedua narasumber, antara lain.

Imelda Purba menyampaikan bahwa. Tinggi Kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia terjadi dalam beberapa cara seperti  bentuk fisik, mental, seksual dan ekonomi, yang menyebabkan mereka menjadi tidak berdaya.

Ia menyebutkan, persfektif dan nilai-nilai yang sudah terbentuk selama turun-temurun di masyarakat, bahwa laki-laki itu lebih tinggi dan lebih berkuasa daripada perempuan sehingga dianggap kaum yang lemah.

Direktur Perempuan dan Anak serta Komite Pelindung Perempuan dan Anak DPP PSI ini juga menyampaikan. Beberapa langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencegah dan mengurangi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah dengan memberikan edukasi dan sosialisasi tentang perlindungan perempuan dan anak.

“Dengan cara ini diharapkan bisa meningkatkan kesadaran pada masyarakat tentang apa itu kekerasan terhadap perempuan dan anak, bagaimana menghadapinya dan mengatasinya. “Kata Imelda.

Lebih lanjut ia menjelaskan para pemangku-kepentingan yaitu pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, pendidik, lembaga yudikatif,  dan penegak hukum perlu membuat langkah-langkah yang konkrit dan menunjukkan keberpihakan kepada perlindungan perempuan dan anak sehingga kekerasan tersebut tidak lagi terjadi dan meningkat.

“Partai Solidaritas Indonesia hadir kerja untuk rakyat. Salah satunya terus berjuang terus  mendampingi mereka para perempuan dan anak-anak yang menjadi korban kekerasan dan kam dari PSI siap melakukan pendampingan. “Ungkapnya.

Sementara itu, Lusty Malau, aktivis muda perempuan Medan menyebutkan. Bahwa perlindungan perempuan terhadap perempuan dan anak adalah hal yang sangat penting untuk dibahas, karena sampai hari ini kekerasan terhadap perempuan dan anak masih terus terjadi

Pendiri Komunitas Perempuan Hari Ini atau PHI ini pun menyebutkan, selama berjalan 4 tahun organisasi ini sudah menanggani berbagai kasus dan  kasus yang paling dominan di Medan yakni kekerasan seksual.

“Kasus paling banyak yang kami amati berada di daerah Pangkalan Brandan dan Pangkalan Susu, perempuan jadi korban di pabrik sana, isu perempuan ekonomi terutama perempuan miskin kota. Jadi itu yang sering juga kita belum menemukan bagaimana akar permasalahannya dalam mengatasi hal ini. Jadi, ini yang masih kita teliti dan amati untuk perempuan miskin kota. Urainya

Dalam kesempatan itu, Lusty juga mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Partai Solidaritas Indonesia yang telah menggelar diskusi ini sehingga menambah wawasan dan ilmu serta pengetahuan di masyarakat khususnya kaum perempuan.

“Terimakasih kepada PSI. Kita berharap kedepan sesuai jargon nya hadir kerja untuk rakyat, PSI menjadi partai yang membela dan  memastikan perlindungan perempuan dan anak dalam berbagai aspek.

Show More

admin

Deempatbelas.com merupakan salah satu media online di Kota Medan yang beralamatkan di Jalan Armada No.14 Kecamatan Medan Kota. Medan, Sumatera Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button